Pada hari Sabtu, 11/04/26, pada perayaan Paskah di kota El Burgo, Spanyol, sebuah patung tiruan yang menyerupai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dibakar. Patung tersebut bertuliskan "pembunuh rakyat" dan berisi sekitar 13,9 kg bahan peledak, yang meledak di depan warga lokal dan wisatawan.
Walikota El Burgo, María Dolores Narváez, membela tindakan tersebut, mengklaim bahwa itu melanjutkan tradisi "membakar Yudas," dan mengatakan, "Ini adalah pesan anti-perang; setiap tahun kami memilih figur yang berbeda yang mewakili kejahatan di mata kami." Kedutaan Besar Israel di Spanyol mengutuk tindakan tersebut: "Kejahatan yang sebenarnya adalah teror; pertunjukan kebencian ini adalah tindakan yang menghasut kekerasan."
Israel mengutuk Spanyol setelah sebuah patung tiruan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang diisi kembang api diledakkan selama festival Paskah di kota El Burgo di selatan.
Hubungan yang sudah lama tegang antara Madrid dan Yerusalem Barat semakin memburuk setelah serangan AS-Israel terhadap Iran, dengan Spanyol muncul sebagai salah satu kritikus Barat yang paling vokal terhadap agresi tersebut.
Bulan lalu, Spanyol secara permanen menarik duta besarnya dari Israel, secara resmi menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan negara tersebut.
Minggu ini, Yerusalem Barat mengusir Madrid dari pusat koordinasi yang didukung AS di Kiryat Gat yang mengawasi gencatan senjata Gaza, menyebutnya sebagai pembalasan karena menentang Israel dan "mencemarkan nama baik" militernya.
Kementerian Luar Negeri Israel mengecam Spanyol terkait festival El Burgo pada hari Sabtu, menyebut pertunjukan itu sebagai "kebencian anti-Semit yang mengerikan" dan menuduh Madrid melakukan "hasutan sistematis." Kuasa usaha Spanyol dipanggil terkait insiden tersebut, tambah kementerian itu.
Rekaman dari El Burgo, yang diambil selama perayaan Minggu Paskah, menunjukkan patung besar perdana menteri Israel terbakar. Patung setinggi tujuh meter (23 kaki) itu diisi dengan 14 kilogram (31 lb) kembang api yang meledak diiringi sorak sorai dari kerumunan penonton.
The appalling antisemitic hatred on display here is a direct result of @sanchezcastejon government’s systemic incitement.
— Israel Foreign Ministry (@IsraelMFA) April 11, 2026
And even now, the Spanish government remains silent.
The Spanish chargé d’affaires was summoned for a reprimand. pic.twitter.com/2Bguhs7Ce8
Wali Kota El Burgo, Maria Dolores Narvaez, membela tindakan tersebut, dengan menunjukkan bahwa itu adalah bagian dari tradisi lokal "Pembakaran Yudas" yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan sebelumnya tidak pernah menimbulkan masalah. Berbicara kepada stasiun televisi lokal, ia mengatakan bahwa patung-patung pemimpin asing telah beberapa kali ditampilkan selama perayaan tersebut.
Meskipun Madrid tidak memberikan reaksi resmi terhadap tuduhan terbaru yang diajukan oleh Israel, sebuah sumber Kementerian Luar Negeri mengatakan kepada Reuters bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar. “Pemerintah Spanyol berkomitmen untuk memerangi antisemitisme dan segala bentuk kebencian atau diskriminasi. Karena itu, kami sepenuhnya menolak tuduhan jahat apa pun yang menyatakan sebaliknya,” kata sumber tersebut kepada kantor berita itu.

No comments:
Post a Comment