Sunday, 2 August 2026

Dana AS Sekarat - Pejabat AS Bersatu Tuntut Donald Trump Menyerah Lawan Iran

Dana AS Sekarat - Pejabat AS Bersatu Tuntut Donald Trump Menyerah Lawan Iran

Dana AS Sekarat - Pejabat AS Bersatu Tuntut Donald Trump Menyerah Lawan Iran










Situasi Elite Amerika Serikat semakin memanas. Sejumlah politisi senior AS ramai-ramai menyatakan sikap menentang kebijakan Presiden Donald Trump soal perang Iran.







Disitat dari kanal YouTube tv One, gelombang kritik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin menguat di tengah berlanjutnya operasi militer Washington terhadap Teheran, Iran.


Sejumlah anggota kongres dari Partai Republik maupun Demokrat mempertanyakan keberlanjutan perang tersebut.


Menurut mereka, perang terhadap Republik Islam adalah kesalahan fatal karena telah menelan korban jiwa, membebani anggaran negara, serta memicu lonjakan harga energi.


Anggota kongres dari Partai Demokrat, John Barry Larson, bahkan menilai pemerintah telah mengabaikan peran kongres dalam pengambilan keputusan terkait perang tersebut.


Menurutnya, semakin banyak tentara Amerika yang menjadi korban, sementara harga bahan bakar terus meningkat akibat konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.


Larson juga menegaskan, kongres sebelumnya telah dua kali memberikan suara untuk mengakhiri keterlibatan militer Amerika di Iran.







Karena itu ia mendorong pengesahan rancangan undang-undang yang akan menghentikan seluruh pendanaan bagi operasi militer yang disebutnya tidak memiliki dasar hukum yang jelas.


Desakan serupa juga datang dari anggota kongres dari Partai Republik, Thomas Massie.


Salah satu pengkritik kebijakan luar negeri Trump itu meminta pemerintah AS segera mengakhiri keterlibatan dalam perang dengan Republik Islam sebelum posisi Amerika Serikat semakin melemah.






Messie juga memperingatkan bahwa Teheran kemungkinan masih menunggu sejumlah kondisi yang dapat menguntungkan mereka.


Mulai dari menipisnya cadangan minyak strategis Amerika, berkurangnya kemampuan pertahanan rudal di kawasan, hingga potensi perubahan peta politik di kongres.


Ia menilai Washington sebaiknya keluar dari konflik sebelum situasi tersebut benar-benar terjadi. Sementara itu, eskalasi konflik di Timur Tengah terus meluas.


Serangan-serangan terbaru yang dikaitkan dengan Teheran telah menjangkau sejumlah negara di kawasan, termasuk Yordania dan Irak.


Kondisi ini juga meningkatkan ancaman terhadap jalur pelayaran strategis dunia seperti Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb.


Perkembangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik tidak lagi terbatas pada Teheran dan Washington, melainkan berpotensi berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.


Kondisi itu juga meningkatkan risiko terhadap stabilitas pasokan energi global, keamanan jalur perdagangan internasional, serta kepentingan strategis Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.



Teheran Tak Ingin Cepat Damai



Konflik antara Amerika Serikat dengan Iran belum menunjukan tanda-tanda akan mereda. Serangan rudal Teheran ke pangkalan militer AS di Yordania justru memicu pertempuran babak baru.


Disitat dari kanal YouTube Kompas, di saat banyak pihak mengharapkan perdamaian, Teheran diduga memilih mempertahankan konflik terbatas. Lalu apa yang sebenarnya ingin dicapai Republik Islam tersebut?


Hingga saat ini Amerika Serikat dan Iran sama-sama belum menunjukkan tanda siap menghadapi perang terbuka berskala penuh.


Bagi Washington, konflik yang semakin luas berisiko mengganggu infrastruktur energi di Timur Tengah, menaikkan harga minyak dunia, serta menarik lebih banyak negara ke dalam konflik.


Di sisi lain, Republik Islam juga menghadapi pertahanan udara yang melemah, infrastruktur yang rentan, dan ekonomi yang masih dibebani sanksi.


Karena itu, kedua pihak diperkirakan lebih memilih menahan konflik agar tidak berkembang menjadi perang total.


Bagi Teheran, berakhirnya pertempuran belum tentu membawa keuntungan. Meski konflik berhenti, blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran diperkirakan tetap berlangsung.


Begitu pula dengan sanksi ekonomi. Akibatnya, Teheran tetap akan menghadapi kesulitan menjual minyak dan kembali ke pasar energi dunia.







Sementara itu, negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar berpeluang kembali menjalankan ekspor secara normal.


Kondisi tersebut membuat posisi ekonomi Republik Islam berisiko semakin tertinggal meski perang berakhir.


Teheran berupaya mengubah posisi diplomasinya di Selat Hormuz.


Meski menanggung kerugian militer dan ekonomi, gangguan di Selat Hormuz dan jalur pelayaran Beb Al Mandeb tetap mempengaruhi perdagangan global, biaya asuransi kapal, serta pasar energi dunia.


Ketidakpastian di dua jalur strategis tersebut membuat banyak negara, perusahaan, pelayaran, dan importir energi tetap memperhatikan sikap Teheran.


Selain mempertahankan daya tawar, Republik Islam juga diduga ingin mengubah arah diplomasi di kawasan.


Teheran berulang kali memberi sinyal, bahwa lalu lintas kapal di Selat Hormuz seharusnya berjalan berdasarkan aturan yang disepakati bersama, atau berada di bawah pengawasan Iran.


Jika tujuan itu tercapai, pembukaan kembali Selat Hormuz tidak hanya mengembalikan kondisi sebelum perang, tetapi juga mengakui pengaruh Republik Islam di kawasan.


Karena itu, konflik dalam skala besar dinilai membuat tekanan tersebut tetap terjaga.


Teheran juga masih menghadapi berbagai tantangan di dalam negeri.


Negara itu masih bergulat dengan inflasi tinggi, pengangguran, kesulitan ekonomi, dan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat.






Dalam kondisi konflik eksternal, pemerintah umumnya lebih mudah memperketat keamanan, mengendalikan tekanan politik, serta membangun dukungan publik atas nama pertahanan negara.


Langkah tersebut memang tidak menyelesaikan masalah ekonomi, namun dapat meredakan tekanan politik dalam jangka pendek.


Meski memberikan keuntungan strategis, pilihan ini tetap berisiko besar bagi Republik Islam.


Negara itu masih menghadapi serangan militer, ketidakpastian ekonomi, dan belum ada jaminan bahwa konflik dapat terus dikendalikan.


Konflik terbatas memang dapat memberikan daya tawar yang lebih besar daripada perdamaian saat ini. Namun sejarah menunjukkan konflik terbatas dapat berkembang menjadi perang yang lebih besar.


Sejumlah perkembangan menunjukkan bahwa konflik mulai melibatkan lebih banyak pihak.


Arab Saudi yang sebelumnya berupaya menghindari keterlibatan langsung dilaporkan telah melancarkan operasi terhadap kelompok Syiah yang bersekutu dengan Iran di Irak serta melakukan aksi militer terhadap kelompok Houthi.


Jika gangguan terhadap perdagangan dan pasokan energi dunia terus berlanjut, negara-negara yang selama ini bersikap netral dapat mulai mendukung peningkatan tekanan terhadap Iran.


Sebagian negara bahkan dapat menilai bahwa tindakan yang lebih tegas lebih baik daripada membiarkan krisis pelayaran dan pasokan energi terus berulang.


Hingga saat ini belum ada kepastian bahwa strategi Teheran akan berhasil atau justru menjadi bumerang bagi Republik Islam.


Banyak hal bergantung pada kemampuan Teheran menjaga eskalasi agar tetap terkendali tanpa memicu respon yang lebih besar dari Washington.


Hingga kini belum ada kepastian apakah Iran akan mempertahankan strategi ini atau memilih jalur diplomasi.


Perkembangan selanjutnya akan menentukan apakah konflik tetap terbatas atau berkembang menjadi krisis yang lebih besar di Timur Tengah.


























Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026 Jika Mengacu ke Surat Edaran Yang beredar di Medsos

Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026 Jika Mengacu ke Surat Edaran Yang beredar di Medsos

Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026 Jika Mengacu ke Surat Edaran Yang beredar di Medsos




Diduga surat Panpel soal pelaksananaan Final Piala Presiden 2026 (Foto: Istimewa).






Surat edaran yang beredar di media sosial dengan nomor: 150/PP-OC/VIII/2026, dalam surat tersebut format pertandingan semifinal dan final Piala Presiden 2026 dikabarkan mengalami perubahan. Tertera informasi perihal pemberitahuan klasemen akhir Piala Presiden 2026.







Dalam kop surat disebutkan suratditujukan kepada dua peringkat teratas klasemen Grup A, yakni Persib Bandung dan Arema FC.


Surat yang ditandatangani Ketua Panitia Pelaksana Tsamara Amany pasa 1 Agustus 2026 itu memberitahukan bahwa masing-masing juara grup langsung bertemu di babak final. Sementara runner-up, saling memperebutkan tempat ketiga.


Isi surat itu menjelaskan, bahwa klub yang menempati peringkat pertama di Grup A maupun Grup B akan bertandang di babak final. Adapun Persib menjadi juara Grup A dan Persebaya juara Grup B.


"Klub yang menempati peringkat pertama akan bertanding pada pertandingan final Piala Presiden 2026," tertera dalam keterangan surat.


Sementara Arema FC dan Persija Jakarta yang menjadi runner up Grup A dan B, akan berhadapan untuk memperebutkan posisi juara ketiga.


"Klub yang menempati peringkat kedua akan bertanding untuk memperebutkan peringkat ketiga," bunyi poin dalam surat itu.


Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari panitia Piala Presiden 22026 soal kabar tersebut.


"Klub yang menempati peringkat kedua akan bertanding untuk memperebutkan peringkat ketiga," bunyi poin dalam surat itu.


Namun hingga kini, keaslian surat tersebut belum bisa dipastikan keabsahannya, karena belum ada penjelasan resmi dari panitia Piala Presiden 22026 soal kabar tersebut.


Adapun Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait dan panitia Piala Presiden sendiri baru akan melakukan konferensi pers di Balai Kota Surabaya pada hari Minggu sore ini, 02/08/2026.


Berdasarkan hasil dari babak penyisihan grup Piala Presiden 2026 telah rampung. Empat tim dipastikan melaju ke babak semifinal setelah berhasil finis sebagai juara grup maupun runner-up.


Keempat tim tersebut adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC. Babak semifinal pun dipastikan menyajikan dua laga sarat gengsi yang mempertemukan rival-rival kuat di sepak bola.


Persib Bandung lolos ke semifinal sebagai Juara Grup A. Maung Bandung akan menghadapi Persija Jakarta yang finis sebagai runner-up Grup B. Pertemuan kedua tim dipastikan menjadi salah satu laga terbesar di Piala Presiden 2026 karena mempertemukan dua klub dengan basis suporter yang besar.






Pada partai semifinal lainnya, Persebaya Surabaya yang keluar sebagai Juara Grup B akan berhadapan dengan Arema FC, runner-up Grup A. Laga bertajuk Derbi Jawa Timur ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim


Pertandingan yang mempertemukan juara grup dengan runner-up grup lain, berikut pasangan semifinal Piala Presiden 2026:


  • Persib Bandung vs Persija Jakarta


  • Persebaya Surabaya vs Arema FC

Panitia pelaksana telah memastikan empat semifinalis akan memperebutkan dua tiket menuju partai puncak. Kedua laga semifinal dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026. Informasi mengenai lokasi pertandingan akan diumumkan sesuai agenda resmi penyelenggara.


























Teheran memperingatkan akan memberikan tanggapan 'tegas' terhadap setiap 'agresi' AS

Teheran memperingatkan akan memberikan tanggapan 'tegas' terhadap setiap 'agresi' AS

Teheran memperingatkan akan memberikan tanggapan 'tegas' terhadap setiap 'agresi' AS










Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa setiap "agresi" oleh AS dan Israel akan ditanggapi dengan "respons yang tegas dan proporsional" dalam percakapan telepon terpisah dengan para menteri luar negeri Turki, Pakistan, dan Arab Saudi.







Kedutaan besar AS di seluruh Timur Tengah telah memperingatkan warganya untuk bersiap menghadapi "eskalasi yang tak terduga" sehari setelah Presiden Donald Trump mengancam akan menyerang Iran "dengan sangat keras".


Iran memperingatkan Amerika Serikat terhadap "petualangan" militer baru apa pun, menegaskan bahwa tindakan apa pun yang menargetkan wilayah atau kepentingannya akan dibalas dengan respons yang tegas.


Hal ini terjadi di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara kedua negara dan meningkatnya konflik regional di Timur Tengah.



Ancaman potensial dan keamanan negara adalah garis merah



Para pejabat Iran menyatakan bahwa Teheran memantau dengan cermat pergerakan militer AS di kawasan tersebut.


Mereka menekankan bahwa angkatan bersenjata Iran sepenuhnya siap untuk menghadapi ancaman potensial apa pun.


Citra satelit komposit menunjukkan jejak asap yang mengepul dari fasilitas minyak di Jizan, provinsi Jazan, Arab Saudi, 26 Juli 2026 setelah serangan Houthi.



Mereka menegaskan bahwa keamanan negara adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar.


Otoritas Iran menekankan bahwa penggunaan kekerasan tidak akan menyelesaikan krisis; sebaliknya, hal itu hanya akan memperburuk ketidakstabilan. Mereka mendesak Washington untuk menghindari tindakan apa pun yang dapat memicu konfrontasi baru di kawasan tersebut dan menekankan perlunya mengandalkan solusi politik dan diplomatik.


Dampak luas bagi keamanan kawasan Ia menambahkan bahwa setiap eskalasi militer akan memiliki konsekuensi yang luas bagi keamanan kawasan. Ia menyalahkan Amerika Serikat, yang menurutnya akan bertanggung jawab.






Sementara itu, Selat Hormuz telah menjadi titik ketegangan utama dalam perang Iran-AS. Mohammad Bagher Jolghadami, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, telah memperingatkan bahwa jika Amerika terus melanjutkan blokade maritim dan aktivitas militernya, blokade Selat Hormuz akan diperketat, dan jalur air penting serta titik-titik strategis lainnya juga dapat ditutup.


"Jika blokade maritim dan provokasi perang pemerintahan AS berlanjut, blokade Selat Hormuz akan semakin diperketat, dan selat serta jalur strategis lainnya juga akan ditutup," kata Jolghadami seperti dikutip oleh kantor berita negara Iran, IRNA.


Ia memperingatkan bahwa ekonomi global, pasar energi, dan bahkan para pemilih Amerika harus menanggung biaya dari langkah tersebut.



Hormuz Terblokir Selama Lebih dari Lima Bulan



Iran telah menutup Selat Hormuz dalam beberapa jam setelah dimulainya perang dengan Iran pada 28 Februari oleh Amerika dan Israel. Pihak Iran mengklaim bahwa jalur air penting ini tetap tertutup bahkan setelah lebih dari lima bulan berlalu.


Sebelum perang, sekitar 20 persen minyak mentah dan gas alam cair dunia diangkut melalui Selat Hormuz. Dikatakan bahwa penutupan jalur air tersebut telah mengganggu pasokan energi global dan meningkatkan harga.


Bulan lalu, sekutu Iran, kelompok Houthi di Yaman, juga mengumumkan blokade terhadap Arab Saudi di Laut Merah. Gangguan jalur pasokan yang dialihkan melalui Laut Merah karena penutupan Selat Hormuz semakin menekan perdagangan energi regional. Pada bulan Juni, Arab Saudi mengekspor sekitar 4,1 juta barel minyak setiap hari melalui Laut Merah.



Iran Meningkatkan Persiapan Militer



Menteri Pertahanan sementara Iran, Majid Entezami, mengatakan bahwa industri pertahanan negara itu harus fokus pada empat bidang untuk potensi perang di masa depan.


Menurutnya, bidang-bidang tersebut adalah: teknologi berbasis ruang angkasa, keunggulan dalam kemampuan intelijen, 'ekonomi pertahanan', dan ketahanan infrastruktur industri.


Di bawah ekonomi pertahanan, ia mengatakan bahwa prioritas akan diberikan pada kemampuan domestik untuk memproduksi peralatan militer yang hemat biaya, dapat dikerahkan dengan cepat, dan dapat diproduksi dalam jumlah besar.







Meskipun Iran mengklaim bahwa pihak AS belum mencapai tujuan militernya dalam perang saat ini, ia mengatakan bahwa kita tidak boleh berpuas diri karena hal itu.


"Banyak analis dapat membahas kebingungan musuh, kebuntuan strategis, dan pilihan yang semakin terbatas," katanya, "tetapi penilaian seperti itu seharusnya tidak membuat kita berpuas diri atau tidak aktif."


Ia telah menginstruksikan industri pertahanan Iran untuk mempercepat kemajuan, inovasi, dan kesiapan lebih dari sebelumnya.



Iran Menekankan Produksi Rudal dan Drone



Iran, yang telah menghadapi sanksi internasional yang berat selama beberapa dekade, telah mengembangkan kemampuan untuk memproduksi rudal dan drone dengan biaya yang relatif rendah.


Menurut pihak Iran, hal ini telah membantu menciptakan tekanan pada pertahanan udara musuh dengan menggunakan sejumlah besar drone dan rudal serta memaksa mereka untuk menggunakan pencegat yang mahal.


Oleh karena itu, Iran memprioritaskan strategi perluasan kapasitas produksi militer dalam negerinya di masa mendatang.



Kekhawatiran Akan Serangan terhadap Infrastruktur Energi



Iran menyatakan bahwa mereka sedang bersiap untuk melawan potensi serangan dari Amerika terhadap infrastruktur energi vitalnya.


Mayor Jenderal Ali Abdollahi, kepala komando militer Iran pada masa perang, pada hari Sabtu menuduh AS 'mempercepat terjadinya perang regional skala penuh'.


Ia memperingatkan negara-negara lain di Timur Tengah untuk tidak membiarkan wilayah, sumber daya, dan infrastruktur mereka digunakan untuk kepentingan Amerika.


Peringatannya muncul setelah laporan yang diterbitkan di media Amerika bahwa Amerika dan Israel dapat melancarkan serangan skala besar terhadap infrastruktur sipil Iran, termasuk pembangkit listrik dan industri petrokimia.


Menurut laporan tersebut, Presiden Trump belum memberikan persetujuan akhir untuk operasi militer potensial tersebut. Namun, dikatakan bahwa operasi potensial tersebut dapat berlangsung selama dua minggu dan dapat bertujuan untuk mengganggu pasokan listrik di berbagai bagian Iran, termasuk Teheran.



Dampak Regional dari Perang yang Meluas



Selain konfrontasi militer langsung antara Iran dan AS, dampaknya juga meluas ke bagian lain Timur Tengah. Aktivitas kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran, gangguan di jalur perairan Hormuz dan Laut Merah, serta risiko potensi serangan terhadap infrastruktur energi semakin memperumit krisis regional.


Sementara itu, Iran telah memperingatkan negara-negara regional yang terhubung dengan AS untuk tidak mengizinkan wilayah atau infrastruktur mereka digunakan untuk aktivitas militer Amerika. Di sisi lain, AS memberi sinyal untuk memberikan tekanan lebih lanjut kepada Iran.


Hal ini meningkatkan risiko perang meningkat menjadi konflik regional yang lebih luas daripada segera diatasi.



























Bom meledak dekat restoran Moskow yang dibawa seorang wanita menewaskan tiga orang - Pihak Berwenang

Bom meledak dekat restoran Moskow yang dibawa seorang wanita menewaskan tiga orang - Pihak Berwenang

Bom meledak dekat restoran Moskow yang dibawa seorang wanita menewaskan tiga orang - Pihak Berwenang




Meskipun pihak berwenang Rusia belum mengidentifikasi pelakunya, Stanislav Krapivnik menyebutkan adanya sejarah serangan serupa di masa lalu.


Petugas penegak hukum dan personel layanan darurat di dekat lokasi ledakan di sebuah restoran di pusat kota Moskow, Rusia, 1 Agustus 2026. REUTERS/Anastasia Barashkova Beli Hak Lisensi






Sedikitnya tiga orang tewas dan 21 luka-luka setelah sebuah alat peledak rakitan diledakkan di sebuah restoran Italia di Moskow, demikian menurut kutipan media pemerintah Rusia dari pejabat keamanan.







Ledakan terjadi sekitar pukul 20:00 waktu setempat (17:00 GMT) di alun-alun Kudrinskaya dekat pusat kota.


Sebuah bom rakitan yang dibawa oleh seorang wanita menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya 21 orang dalam ledakan di dekat sebuah restoran mewah di pusat kota Moskow pada Sabtu malam, kata pihak berwenang.


Ledakan itu terjadi tepat sebelum pukul 20.00 waktu setempat di dekat sebuah restoran Italia yang terletak di salah satu dari tujuh gedung pencakar langit era Stalin di Lapangan Kudrinkskaya, kata polisi.


Komite Anti-Teror Nasional (NAK) mengatakan seorang wanita yang membawa bahan peledak mencoba memasuki restoran tetapi dihentikan oleh seorang petugas keamanan. Alat peledak tersebut meledak, menewaskan wanita itu, petugas keamanan, dan seorang pengunjung restoran.







Berbicara kepada RT tak lama setelah serangan itu, Krapivnik mengatakan bahwa meskipun belum ada atribusi resmi yang dibuat, ia percaya bahwa badan intelijen Barat pada akhirnya bertanggung jawab.


“Meskipun secara resmi tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas hal ini, kita tahu siapa yang berada di baliknya. Kita tahu persis siapa yang berada di baliknya,” katanya. “Dalam mitologi rakyat Rusia, dalam mitologi rakyat Slavia Timur, ada naga berkepala tiga. Dalam hal ini, naga berkepala tiga itu adalah CIA, MI6, dan Mossad.”


“Mereka terlibat sangat dalam di Ukraina. Mereka terlibat sangat dalam dalam konflik ini. Mereka telah terlibat sejak 2014 dan sebelumnya. Mereka menciptakan kembali SBU menjadi organisasi teroris. Mereka menggunakannya sebagai proksi untuk melakukan tindakan terorisme, dan mereka mengincar pejabat Rusia sebisa mungkin,” Krapivnik berpendapat.






Moskow sebelumnya menuduh dinas intelijen Ukraina mengatur pembunuhan dan upaya serangan di dalam dan luar Rusia, terkadang dengan bantuan Barat. Krapivnik mengklaim bahwa badan keamanan Kiev memiliki catatan merekrut atau menipu kurir untuk mengirimkan alat peledak.


Komposisi dan kekuatan pasti dari alat tersebut belum diungkapkan secara resmi. Namun, berdasarkan kekuatan ledakan, Krapivnik menduga bahwa alat tersebut mungkin berisi sekitar satu kilogram bahan peledak kelas militer, bersama dengan bantalan bola atau pecahan logam lainnya yang dimaksudkan untuk memaksimalkan korban jiwa.


Mantan perwira Angkatan Darat AS itu juga menunjuk pada foto-foto yang menunjukkan sisa-sisa manusia di beberapa jarak dari lokasi sebagai indikasi kekuatan ledakan. Ia memuji petugas keamanan karena menghentikan tersangka pelaku bom masuk ke restoran dan berpotensi mencegah korban jiwa lebih lanjut.


Para pejabat Rusia belum mengatakan apakah wanita itu bertindak dengan sadar, dimanipulasi oleh orang lain, atau memiliki hubungan dengan Ukraina atau dinas intelijen Barat. Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan kriminal atas pemboman tersebut tetapi belum secara publik menyebutkan nama wanita tersebut, mengidentifikasi tersangka penyelenggara, atau mengumumkan penangkapan apa pun.


Restoran tersebut, yang terletak di salah satu gedung pencakar langit terkenal era Stalin di Moskow, sedang mengadakan acara pribadi.


Pihak berwenang belum mengungkapkan daftar tamu atau mengatakan apa pun tentang siapa yang mereka yakini sebagai target serangan tersebut.


Saksi mata mengatakan mereka melihat orang-orang dibawa keluar dengan tubuh berlumuran darah setelah ledakan.


Laporan awal mengatakan ledakan terjadi di dapur restoran, tetapi restoran tersebut kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan "ada masalah di luar".


Jalan-jalan di sekitar alun-alun sempat ditutup. Puluhan pesepeda telah berkumpul di dekatnya untuk bersepeda malam hari di kota, tetapi acara tersebut dibatalkan.


Video yang dirilis oleh kantor berita RIA Rusia menunjukkan petugas penegak hukum bersenjata lengkap di lokasi kejadian, yang telah ditutup untuk umum.


Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa tokoh militer senior Rusia telah dibunuh di dalam dan sekitar ibu kota Rusia. Moskow menyalahkan Kyiv atas serangan-serangan tersebut.

























Saturday, 1 August 2026

PTUN Tolak Banding UGM, Menetapkan Salinan Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi Tetap Informasi Terbuka

PTUN Tolak Banding UGM, Menetapkan Salinan Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi Tetap Informasi Terbuka

PTUN Tolak Banding UGM, Menetapkan Salinan Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi Tetap Informasi Terbuka




Majelis hakim PTUN Jakarta menyidangkan gugatan keberatan UGM dengan Termohon Bonjowi. Foto: Harum/Rohman






PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) menolak banding yang diajukan Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UGM atas Putusan Majelis Hakim Komisi Informasi Pusat (KIP) Nomor 055/X/KIP-PSI/2025.







Putusan KIP tersebut menyatakan salinan ijazah dan transkrip nilai Presiden RI ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan informasi terbuka untuk publik.


"Mengadili: menolak keberatan dari Pemohon Keberatan untuk seluruhnya," tulis amar putusan yang termuat dalam laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Jakarta yang dilihat pada hari Sabtu, 01/08/2026.


Dalam putusan tersebut, PTUN menguatkan apa yang termuat dalam putusan KIP tersebut.


"Menguatkan Putusan Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia nотог: 055/X/KIP-PSI-A/2025, tanggal 10 Maret 2026," tulis amar putusan.


Diketahui, perkara ini teregister dengan nomor perkara 126/G/KI/2026/PTUN.JKT yang putusannya dibacakan pada 30 Juli 2026 melalui ecourt.


Diberitakan sebelumnya, Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan sebagian gugatan perkara 055/X/KIP-PSI/2025 yang diajukan oleh Leony Lidya, Lukas Luwarso dan Herman yang tergabung dalam Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi). Dalam perkara ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) terseret sebagai termohon.


"Sejumlah ciri negara demokrasi antara lain yakni tegaknya hukum, menjunjung tinggi hak asasi manusia dimana salah satunya hak untuk mengetahui ijazah siapa pun yang ingin menjadi pejabat publik," kata Tim Kuasa Hukum Bonjowi melalui siaran persnya, pada hari Jumat, 31/07/226.


Tim ini terdiri dari Petrus Selestinus, Siprianus Edi Hardum, Muhammad Syamsir Jalil, dan PS Jemmy Mokolensang.


Seperti diketahui, Bonjowi adalah principal yang mengajukan permohonan informasi ke KIP, dan melahirkan putusan yang digugat UGM ke PTUN.


Dari delapan informasi yang dimohonkan pemohon terkait dokumen studi Jokowi, majelis hanya mengabulkan tujuh poin yang dinyatakan sebagai informasi terbuka. Salah satu yang tidak dikabulkan sebagai informasi terbuka yaitu ijazah asli Jokowi.






Sementara ketujuh dokumen yang dinyatakan informasi terbuka yaitu, salinan ijazah asli; transkip nilai; KRS dan KHS; laporan KKN, skripsi/laporan tugas akhir; surat tugas pembimbing dan berita acara sidang dan SK yudisium; bukti pendaftaran yudisium dan buku wisuda.


"Merupakan informasi yang terbuka sebagian sepanjang tidak mengandung unsur nilai dan informasi pribadi pihak lain," ujarnya.


Majelis juga menyatakan informasi yang dimohonkan oleh pemohon terkait prosedur dan kebijakan resmi termohon dalam kurikulum yang berlaku saat Jokowi menempuh studi adalah informasi terbuka.


Setelah adanya putusan ini, KIP memerintahkan UGM untuk memberikan informasi yang dimohon oleh pemohon setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap

























Pemprov DKI minta mal cabut pagar pastikan Jakarta aman

Pemprov DKI minta mal cabut pagar pastikan Jakarta aman

Pemprov DKI minta mal cabut pagar pastikan Jakarta aman




Pusat perbelanjaan Kota Kasablanka (Kokas) memasang pagar dekat pintu masuk utama mobil dari Jalan Raya Casablanca, Jakarta, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.






Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kondisi ibu kota aman. Gubermur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta pengelola mal dan perkantoran agar segera melepas pagar yang baru terpasang karena tidak perlu merasa khawatir.







"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," kata Gubernur DKI Pramono Anung di Blok M Hub Jakarta, Jumat, 31/07/2026.


Pramono Anung menyoroti peristiwa tersebut dan mengingatkannya pada unjuk rasa serta kerusuhan pada Agustus 2025.


Beliau mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI, Polri maupun aparat penegak hukum lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.


"Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M," ucapnya.


Sementara, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyatakan pemasangan pagar di pusat perbelanjaan termasuk di wilayah Jakarta sebagai upaya menciptakan ketertiban umum.


Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan pemasangan pagar bukan hal baru dan banyak pusat perbelanjaan yang sejak dibangun telah dilengkapi dengan pagar.


Oleh karena itu, ia menegaskan pemasangan pagar juga dimaksudkan sebagai pembatas antara area pusat perbelanjaan dan ranah publik, termasuk sebagai lokasi penyampaian pendapat di muka umum.






Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat pagar yang baru terpasang sepanjang 100 meter dengan tinggi 2,5 meter membentang di depan pusat perbelanjaan Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta Selatan.


Pagar berwarna abu-abu itu dipasang di dekat pintu masuk utama mobil dari Jalan Raya Casablanca.


Sebelumnya, ramai di media sosial sejumlah pusat perbelanjaan di berbagai daerah, seperti Surabaya dan Jakarta serentak memasang pagar.