Saturday, 13 May 2023

Perolehan Medali SEA Games 2023: Indonesia Melaju Tempel Kamboja!

Perolehan Medali SEA Games 2023: Indonesia Melaju Tempel Kamboja!

Perolehan Medali SEA Games 2023: Indonesia Melaju Tempel Kamboja!










Merah Putih terus melaju dalam perolehan koleksi medali emas SEA Games 2023 sampai dengan hari Sabtu ini, 13/05/2023. Walaupun Indonesia masih bertengger di posisi keempat klasemen perolehan medali, namun posisinya sudah menempel ketat tuan rumah Kamboja.







Untuk sementara, sudah enam keping emas yang diraih pada hari ini. Emas itu berasal dari cabang olahraga Traditional Boat Race, Tenis, Weighlifting, Sepak Takraw, dan Fin Swimming (dua emas).


Sampai dengan saat ini, tambahan enam keping emas itu membuat Indonesia sudah mengoleksi 57 emas dari SEA Games 2023. Jumlah itu cuma terpaut satu medali emas dari tuan rumah Kamboja, yang saat ini menempati posisi ketiga.


Indonesia masih terpaut satu medali emas dari tim tuan rumah Kamboja yang berada di peringkat ketiga atau tepat satu setrip di atasnya


Dua posisi teratas klasemen perolehan medali SEA Games 2023 sendiri masih ditempati oleh Vietnam dan Thailand. Secara berurutan, keduanya mengoleksi 78 dan 71 medali emas.


Berbeda dari hari sebelumnya yakni hari Jumat kemarin, 12/05/2023 , torehan Indonesia pada hari ini relatif idak terlalu banyak.


Pada hari sebelumnya, Kontingen Indonesia berhasil meraih total 20 medali dengan rincian 8 emas, 9 perak, dan 3 perunggu.


Wushu menjadi tulang punggung Indonesia sepanjang Jumat kemarin dengan keberhasilan mereka mencetak lima medali emas sekaligus.


Cabor renang sirip juga menjadi pendulang emas dengan total tiga medali dari sektor putra, putri dan campuran.


Dilansir dari Antaranews, Kemenpora sendiri mengharapkan pasukan Merah-putih bisa meraih setidaknya total 60 medali emas.


Dengan torehan tersebut, Indonesia diperkirakan bisa menyudahi ajang SEA Games 2023 dengan berada di peringkat ketiga klasemen medali.







Peluang menambah medali dari sejumlah cabor masih terbuka lebar mengingat SEA Games 2023 akan berlangsung hingga 16 Mei mendatang.


Dalam perhelatan olahraga SEA Games 2023 yang tengah diselenggarakan di Kamboja, sejumlah torehan prestasi berhasil dicapai kontingen Indonesia pada berbagai cabang olahraga. Salah satu cabang olahraga yang berhasil tampil membanggakan yakni cabang olahraga wushu melalui perolehan 6 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu.




”Saya ucapkan selamat kepada seluruh atlet wushu dan kita panjatkan puji syukur karena tim wushu membawa pulang 14 medali. Selaku Ketua Umum PB Wushu saya sangat bangga karena ini adalah kerja keras dan secara keseluruhan berterima kasih karena targetnya 4 medali emas dan capaiannya 150%,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia, saat menyambut kedatangan atlet wushu SEA Games 2023 di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (13/05).


Usai terakhir memperoleh juara umum pada SEA Games 2012 lalu, perolehan medali tersebut kembali mengantarkan Indonesia untuk dinobatkan sebagai Juara Umum Cabang Wushu pada SEA Games 2023. Medali emas sendiri berhasil dicapai oleh Muhammad Daffa Golden Boy, Edgar Xavier Marvelo, Rosa Beatrice Malau, Bintang Reindra Nada Guitara, Laksmana Pandu Pratama, serta Tharisa Dea Florentina.


Selanjutnya, untuk perolehan medali perak mampu ditorehkan oleh Edgar Xavier Marvelo, Harris Horatius, Tasya Ayu Puspa Dewi, Eugenia Diva Widodo, dan Samuel Marbun, serta medali perunggu yang dicapai oleh Seraf Naro Siregar dan Bayu Raka Putra. Berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi dan kerja keras Tim Nasional Wushu Indonesia serta dukungan berbagai pihak dalam melakukan pembinaan berkelanjutan.


Lebih lanjut, Menko Airlangga juga berpesan kepada para atlet untuk selalu tekun dalam berlatih serta terus mempersiapkan diri untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional melalui prestasi di berbagai kompetisi berikutnya.


”Prestasi ini tidak boleh membuat lengah, silakan beristirahat dengan keluarga, namun kita masih ada ASIAN Games di bulan September jadi waktunya sangat sempit, kita harus juga menjaga prestasi, istirahat yang cukup kemudian berlatih lagi. Selamat kepada seluruh atlet, saya bangga,” tegas Menko Airlangga.


Dalam kesempatan yang turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Wushu DKI Jakarta Yanti Airlangga tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet serta menyatakan bahwa Pemerintah akan terus memberikan dukungan pelatihan dan program pengembangan dalam mempersiapkan para atlet untuk berlaga di berbagai kompetisi, terutama untuk event terdekat ASIAN Games 2023 mendatang.


”Yang pasti kita bangga karena ini melebihi target yang ditetapkan yakni emas 4 dan membawa pulang 6 dan totalnya 14 medali di SEA Games 2023 ini dan seperti yang dibilang tadi capaiannya 150%,” ujar Menteri Dito








Ya, ajang SEA Games 2023 Indonesia terus berlanjut menambah pundi-pundi medalinya hari ini, salah satunya lewat aksi Priska Madelyn Nugroho.


Petenis putri Indonesia itu meraih medali emas di nomor pertandingan tunggal putri cabor tenis SEA Games 2023. Dia memastikan diri meraih medali emas usai mengalahkan wakil Thailand, Lanlana Tararudee, di babak final.


Pertandingan tersebut dilangsungkan di Tenis Arena Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Sabtu (13/5/2023) pagi WIB. Priska berhasil menang dramatis atas bertarung tiga set dengan skor akhir 6-7(1), 7-6, dan 7-5.


Petenis putri Indonesia itu meraih medali emas di nomor pertandingan tunggal putri cabor tenis SEA Games 2023. Dia memastikan diri meraih medali emas usai mengalahkan wakil Thailand, Lanlana Tararudee, di babak final.


Pertandingan tersebut dilangsungkan di Tenis Arena Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Sabtu (13/5/2023) pagi WIB. Priska berhasil menang dramatis atas bertarung tiga set dengan skor akhir 6-7(1), 7-6, dan 7-5.



Klasemen Perolehan SEA Games 2023



Ranking Negara Emas Perak Perunggu Total Medali
1 Vietnam 78 74 84 236
2 Thailand 71 49 73 193
3 Kamboja 58 50 74 182
4 Indonesia 57 45 70 172
5 Singapura 40 32 41 113
6 Filipina 31 60 75 166
7 Malaysia 28 37 69 134
8 Myanmar 17 16 47 80
9 Laos 6 17 47 70
10 Brunei 2 1 6 9
11 Timor Leste 0 0 3 3













SEA Games 2023 - Basket putri ukir sejarah pastikan raih emas

SEA Games 2023 - Basket putri ukir sejarah pastikan raih emas

SEA Games 2023 - Basket putri ukir sejarah pastikan raih emas




Timnas basket putri Indonesia saat melawan Filipina pada pertandingan fase grup SEA Games 2023 Kamboja di Morodok Techo National Stadium, Elephant Hall 2, Phnom Penh, pada Jumat (12/5/2023). Tim basket putri Indonesia kini berpeluang meraih medali emas.(Dok. PERBASI )






Tim bola basket putri Indonesia sudah dipastikan mencetak sejarah untuk kali pertama meraih medali emas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara, SEA Games XXXII/2023 Kamboja.







Kepastian itu didapat setelah skuad Merah Putih mencatatkan kemenangan kelima dengan mengalahkan tuan rumah Kamboja dengan skor 100-54 di Morodok Techo Indoor Sports Center, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu petang.


Kemenangan itu membuat tim asuhan Chin-Wen Lin itu bertengger di puncak klasemen dengan 10 poin, hasil sapu bersih lima laga.


Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Singapura, besok, secara hitungan poin Merah Putih sudah tak terkejar.


"Saya bingung mau berbicara apa, karena kali pertama meraih medali emas. Hanya satu kata 'bangga'. Kami sudah bekerja keras dalam beberapa SEA Games terakhir. Perjalananya panjang," kata Penanggung Jawa Timnas Basket Putri Christopher Tanuwidjaja kepada ANTARA di Phnom Penh, Sabtu.




"Dari SEA Games 2019 di Manila kami mendapat perunggu. Kemudian tahun lalu, mendapat perak di SEA Games 2021 di Vietnam. Sekarang dapat emas dan emasnya bukan emas biasa. Tapi emas sempurna karena semua tim besar sudah kalah sama kami," katanya menambahkan.


Dia menjelaskan kepastian Indonesia meraih emas tak lepas dari lima pertandingan yang dikantongi skuad Merah Putih. Dalam klasemen pesaing terdekat adalah Malaysia dengan 9 poin, hasil empat kemenangan dan satu kali kalah. Kemudian ada Filipina dengan 7 poin, hasil tiga kali menang dan satu kali kalah.


"Pun kalau misal kami kalah pada pertandingan terakhir melawan Singapura, artinya kami meraih lima kemenangan dan satu kali kalah. Malaysia dan Filipina sudah kalah satu kali. Dan bila sama, kita menang head to head karena kedua tim tersebut sudah kami kalahkan. Jadi sudah dipastikan kita juara," ujar Christopher.


Namun, skuad Merah Putih pun ingin menyempurnakan emas dengan menyapu bersih kemenangan. Dyah Lestari dan kawan-kawan akan menuntaskan misi tersebut saat melawan Singapura pada laga terakhir, hari Minggu, 14/05/2023.







"Tinggal satu lagi melawan Singapura. Tidak meremehkan, tapi harusnya kita bisa ambil kemenangan besok.Tidak pernah dalam sejarah tim basket putri Indonesia mendapat emas dengan kondisi emas sempurna. Jadi benar benar bangga sekali," ujar Christopher.


Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih.




"Saya pikir masih ada satu pertandingan. Sebetulnya kita sudah memastikan juara, tetapi alangkah baiknya kalau semua pertandingan bisa dimenangi. Supaya sempurna," kata Danny.


Keberhasilan ini, kata Danny, tak lepas dari persiapan timnas putri yang dalam satu tahun terakhir. "Ini sejarah. Saya berharap bisa dipertahankan dalam tahun-tahun berikutnya," pungkas Danny.


Sementara itu pebasket Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma mengatakan pada pertandingan hari ini tim bermain solid. Hasil ini menambah kepercayaan diri untuk bisa meraih kemenangan pada hari terakhir, besok.


"Masih ada satu pertandingan, jadi harus tetap fokus, tidak boleh lengah. Kami ingin sapu bersih semua pertandingan. Meskipun kami tidak ada liga saat ini, kami tidak pernah patah semangat untuk mencetak sejarah," kata pebasket asal Bali tersebut.


Dalam perjalanannya sebelum mengalahkan Kamboja, skuad Merah Putih membuka laga dengan kemenangan atas Vietnam pada Selasa, 09/05/2023 dengan skor 67-62.


Satu hari setelahnya, skuad Merah Putih menang tipis atas Thailand 70-69. Pada hari Kamis, 11/05/2023, giliran Malaysia yang menjadi korban ketangguhan Indonesia dengan mengunci kemenangan 85-57.


Indonesia kemudian mengalahkan tim kuat Filipina dengan skor 68-89. Lalu Kamboja. Kemenangan ini memastikan Indonesia menjadi juara, meski masih menyisakan satu laga.


Emas menjadi sejarah karena untuk kali pertama akhirnya tim putri ndonesia bisa menjadi yang terbaik dalam pesta terakbar di ASEAN.


Prestasi terbaik Indonesia sebelumnya adalah meraih 3 perak masing-masing pada SEA Games 1991 di Filipina, 2015 di Singapura, dan 2021 di Vietnam.























SEA Games 2023 - Semifinal Sepakbola Indonesia Vs Vietnam 3-2

SEA Games 2023 - Semifinal Sepakbola Indonesia Vs Vietnam 3-2










Sukses besar Indra Safri mampu membawa Timnas Indonesia U-22 ke final SEA Games dengan menaklukkan unggulan, Vietnam yang dalam satu dasawarsa tim kuat di Asia Tenggara setelah Thailand. Berhadapan dengan Vietnam, Garuda Nusantara berhasil menang dengan skor 3-2.







Timnas U22 Indonesia berhasil meraih kemenangan membanggakan saat melawan sang juara bertahan, Vietnam, pada semifinal sepak bola SEA Games 2023 Kamboja.


Laga timnas U22 Indonesia vs Vietnam dalam rangkaian semifinal sepak bola SEA Games 2023 berlangsung di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, pada hari Sabtu sore WIB, 13/05/2023.




Skor akhir Indonesia vs Vietnam 3 - 2, Ketiga gol kemenangan timnas U22 Indonesia dicetak oleh Komang Teguh Trisnanda (10'), Muhammad Ferarri (53'), dan Muhammad Taufany (90+6').


Sementara itu, sepasang gol balasan dari Vietnam lahir berkat aksi Nguyen Van Tung (36') dan gol bunuh diri Bagas Kaffa (79


Garuda Nusantara unggul terlebih dahulu melalui gol Komang dan Muhammad Ferrari, sementara Vietnam menyamakan kedudukan gol Nguyin Van Tung dan gol bunuh diri Bagas Kaffa. Di masa injury time Muhammad Taufany berhasil mencetak gol kemenangan Indonesia.


Berkat kemenangan ini, timnas Indonesia U-22 berhasil lolos ke final SEA Games 2023. Sementara Vietnam harus berjuang untuk memperebutkan medali perunggu.


Duel yang digelar di Olympic Stadium Phnom Penh ini diawali dengan tempo sedang. Kedua tim masih berhati-hati dalam membangun serangan mereka.


Laga baru memasuki menit ke-10, Indonesia berhasil unggul terlebih dahulu. Berawal dari umpan jauh dari Pratama Arhan, Komang Teguh Trisnanda masuk ke kotak penalti Vietnam lalu menanduk bola dan masuk ke gawang Vietnam. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia.








Gol ini membuat intensitas pertandingan meningkat. Timnas Indonesia U-22 semakin percaya diri untuk menyerang, sementara Vietnam juga meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan.


Kedua tim sama-sama membuat sejumlah peluang melalui jual beli serangan. Namun penyelesaian akhir kedua tim tidak maksimal, sehingga peluang yang tercipta gagal berbuah menjadi gol.


Di menit ke-35, Vietnam akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Di awali umpan lambung dari Vo Minh Trong, bola berhasil ditanduk oleh Nguyen Van Tung dan bola mengenai tiang gawang Indonesia dan memantul masuk ke gawang Indonesia.


Gol Van Tung ini membuat jalannya pertandingan jadi berubah. Timnas Vietnam semakin intens menyerang pertahanan Indonesia.


Garuda Nusantara mampu meredam serangan-serangan Vietnam, sehingga ketika babak pertama berakhir skor 1-1 bertahan.


Gol Van Tung ini membuat jalannya pertandingan jadi berubah. Timnas Vietnam semakin intens menyerang pertahanan Indonesia.


Garuda Nusantara mampu meredam serangan-serangan Vietnam, sehingga ketika babak pertama berakhir skor 1-1 bertahan.


Tempo jalannya pertandingan di babak kedua, tidak menurun. Kedua tim sama-sama melakukan jual beli serangan dengan permainan cepat sejak awal pertandingan.


Timnas Indonesia U-22 lagi-lagi berhasil mencetak gol cepat di awal babak kedua. Berawal dari umpan jauh Pratama Arhan, bola berhasil ditepis oleh kiper Vietnam. Bola tepisan itu jatuh di kaki Marselino Ferdinan, dan sang gelandang melepaskan tembakan mendatar yang mengenai kaki Muhammad Ferrari dan bola masuk ke gawang Vietnam. Indonesia kembali unggul 2-1.








Gol ini membuat Indonesia kian percaya diri untuk menghadapi Vietnam. Namun tidak lama berselang, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain. Arhan mendapatkan kartu kuning kedua akibat membuat pelanggaran yang ceroboh sehingga Indonesia harus bermain dengan 10 pemain.


Punya keunggulan pemain membuat Vietnam semakin intens untuk menyerang gawang Indonesia. Namun Garuda Nusantara mampu bertahan dengan baik dan meredam serangan-serangan Vietnam.


Pesepak bola timnas Indonesia U-22 Muhammad Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Vietnam Ngoc Thang Nguyen (kedua kiri) pada pertandingan babak semifinal SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (13/5/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.


Di menit ke-78 gawang Indonesia kembali bobol. Bagas Kaffa yang mencoba untuk membuang bola umpan silang Vietnam, namun bola malah masuk ke gawang Indonesia. Skor kembali imbang 2-2.


Gol ini membuat Vietnam semakin percaya diri dalam menyerang. Sementara Indonesia tidak menyerah begitu saja dan memberikan perlawanan kepada Vietnam.


Di masa injury time, Indonesia berhasil mencetak gol ketiga di laga ini. Melalui skema serangan balik, Muhammad Taufany melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Vietnam. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Indonesia.


Vietnam langsung tancap gas untuk menyamakan kedudukan, namun Indonesia berhasil meredam perlawanan Vietnam sehingga Indonesia lolos ke Final.


















Dearborn mayor brings Muslims into the mainstream

Dearborn mayor brings Muslims into the mainstream

Dearborn mayor brings Muslims into the mainstream




City of Dearborn Mayor Abdullah Hammoud with wife, Dr. Fatima Beydoun, and daughter, Maryam.






Dearborn mayor Abdullah Hammoud won’t compare himself to US President John F. Kennedy who battled bigotry in the 1960s to gain acceptance of his Catholic religion. Hammoud said that the key to success for any leader was to ensure that government fairly reflected the diversity of its community. Dearborn is a city in Wayne County in the U.S. state of Michigan.







Since his election as Dearborn’s first Arab and Muslim mayor, Hammoud has achieved public acceptance of Muslims by ensuring that everyone is treated equally and that their needs and interests are addressed equally and fairly.


Hammoud convinced the city’s powerful unions through negotiations to grant all city employees paid days off for the two Muslim Ramadan holidays, Eid Al-Fitr and Eid Al-Adha, similar to the paid religious holidays granted to Christians and Jews.






“We found out that was a first when we did it. When we were negotiating with our union sisters and brothers in the collective bargaining agreements, we offered Eid Al-Fitr, the Eid after Ramadan, as well as Eid Al-Adha, the Eid that commemorates the returning of the pilgrimage, the conclusion of the pilgrimage both as paid holidays. I think it is important because when you have a diverse workforce you want to ensure you are addressing the needs of this diverse workforce,” Hammoud said during an interview on The Ray Hanania Radio Show, broadcast on the US Arab Radio Network and sponsored by Arab News.


“The city has always given Easter, Christmas Eve, Christmas, other holidays that are entrenched in other faith traditions, every single year. Now that you have a growing Muslim workforce, many of the majority of the residents who happen to come to City Hall are going to be coming that day because they are busy doing the Eid functions. We thought it wise to offer those two days, and the news broke we were the first to do it, but that really wasn’t the intention. I remember entering that table with the unions and it was just like, I’m not coming in on Eid; you want to come in on Eid? And the collective answer was many of our union members are also not coming in because it is a relative, faith holiday for a big chunk of our city.”


Hammoud added, “That’s literally all it took, was just recognizing the diverse workforce that we had and that growing concentration of Muslim Americans within the city administration but also in the city itself.”






Not only is Hammoud the city’s first Arab and Muslim mayor, he is also the youngest person to serve as mayor in Dearborn, a city that is the seventh largest and fastest growing in the state of Michigan. Dearborn, Hammoud said, has always had an immigrant population, which continues to grow and prosper.







“We have proliferated as a community because of the immigration refugees who have settled here or resettled here in the city of Dearborn. Obviously, with the Afghani refugees that have come in, they have been stationed at the border between Dearborn and Detroit,” Hammoud said.


“But what we found was many of the Afghani refugees would love to be permanently resettled in the City of Dearborn because of our welcoming nature and the fact that we were once home to Italian immigrants, the Polish immigrants, Lebanese, Yemeni, Iraqi, now Afghani. And so we are really known in that respect. If you look at our small businesses that are proliferating, it is largely immigrant-owned businesses that are proliferating. It has only added to the vibrancy of the city of Dearborn, so we welcome it.”






Asked if he saw similarities with the challenges that John F. Kennedy faced when he became the nation’s first Catholic president in the 1960s, at a time when Catholics were subject to bigotry and discrimination, Hammoud called it a natural process.


“I think once you achieve that milestone, it kind of is great and we just keep moving on. We never ran to be the first, we ran to be the best. I wouldn’t compare myself to JFK. But what I would say is I think there is understanding, at least in the city of Dearborn and in many pockets across the country, that what matters is not the direction that an individual prays. What matters is the direction which an individual leads,” Hammoud said.


“And hopefully that is what leads to stronger, growing communities. It hasn’t been an issue. It has been welcomed and embraced. But we always have to keep our ear to the ground. The important part of government is making sure that you build pathways of trust with your residents because that trust is what allows you to maneuver, to advance, to advocate for. So that is what we are trying to do.”






Hammoud said that discrimination was not a major issue in Dearborn, although it did exist in pockets throughout the city, the state and the country, and must be addressed.


“Dearborn is obviously a multi-ethnic community. I wouldn’t say being Arab or Muslim is not easier because the mayor is (Arab and Muslim), but Dearborn has always been that welcoming place. There are certainly challenges that arise out of being Arab or Muslim. That always happens,” Hammoud said.








“Oftentimes what happens is people might think you are pushing one sub-sector of the community more than the other without validation or justification, and just because of perception. What I try to do is make sure I have a very diverse administration to look like the community we are serving. And that the agenda that we are rolling out impacts all the residents in all four corners of our city. That is really what we are trying to do.”


“In the immediate post-9/11 era in which I grew up in, you obviously saw that bigotry at an all-time high. I would tell you that in the city of Dearborn we really don’t see much of that within our boundaries. Certainly, there are still elements where that does happen. And oftentimes, maybe not just toward the Arab-American and Muslim community, to other communities as well, that we try to address and tackle collectively.”


Hammoud said that his priority, and the public’s real priority, was to see the services that the public needs delivered, and he continues to work in that direction.


Those priorities during his first 14 months in office include securing $30 million in federal funding to address the effect of the devastating floods that hit Dearborn in 2021, addressing the pressures of rising property taxes, providing parks for families and children, expanding mental health care services, and working on a health care needs assessment for the city’s residents.


“We have been able to accomplish all that we set out to accomplish but there is a whole host of issues that takes some time to tackle,” he said.


No novice to politics or public service, Hammoud previously served three terms in the Michigan State General Assembly from January 2017 through his mayoral election. He was only 26 years old when he ran for the state house.


You can listen to the radio show’s podcast by visiting ArabNews.com/rayradioshow.




















Exclusive: G7 summit statement to target China's 'economic coercion'

Exclusive: G7 summit statement to target China's 'economic coercion'

Exclusive: G7 summit statement to target China's 'economic coercion'




Police officers riding motorbikes patrol near the venue of the G7 Finance Ministers and Central Bank Governors' meeting, in Niigata, Japan, May 11, 2023. REUTERS/Issei Kato






Leaders of the Group of Seven (G7) countries are set to discuss concern about China's use of "economic coercion" in its dealings abroad as part of their larger joint statement next week, according to a U.S. official familiar with the discussions.







The statement, a likely component of the overall communique that will be released by leaders during the May 19-21 summit in Hiroshima, Japan, is expected to be paired with a broader written proposal on how the seven advanced economies will work together to counter "economic coercion" from any country.


The main G7 statement is set to include "a section specific to China" with a list of concerns that include "economic coercion and other behavior that we have seen specifically from the [People's Republic of China]," the official said on Friday.


A separate "economic security statement will speak more to tools" used to counter coercive efforts from any countries responsible, including planning and coordination, the person said. In each case, the statements are to expected go further than prior statements by the G7.


U.S. President Joe Biden has made China a focus of his foreign policy, working to keep the tense and competitive relationship from veering into one of open conflict, including over self-ruled Taiwan.


The G7, which also includes Canada, France, Germany, Italy and the United Kingdom, is closely tied economically to China, the world's biggest exporter and a key market for many of the seven countries' companies.


Last month, China called a statement by the G7 foreign ministers that touched on similar topics "full of arrogance, prejudice against China," and lodged complaints with this year's G7 host, Japan.


Under Biden's predecessor, President Donald Trump, G7 statements often offered only a cursory mention of issues involving China. The Biden administration has pushed for more direct statements.


The joint statement issued by all the G7 leaders every year is intended to signal that the powerful countries are aligned on a range of political and economic issues.


G7 members will also hold out the prospect of further cooperation with China on areas like climate.







"We're not for decoupling the U.S. and Chinese economy, we are for de-risking, we are for diversifying," said the U.S. official. "That principle is very unifying."


Negotiations over the precise language of the leaders' joint declarations are still subject to diplomacy and adjustment before they are released during summit.



CHINA TESTS G7 ALLIANCE



The G7 meeting will be a test of how much the members, all rich democracies, can agree on a common approach to China, the world's second largest economy.


The China terms have been a major subject of the talks currently underway by G7 finance leaders in Niigata, Japan, where they have focused on reducing "over-reliance" of their countries' supply chains on Chinese manufacturing, including by partnering with low- and middle-income countries.


"The U.S. wants to get something hard on paper down in terms of agreement and the other countries are interested, but they're not as interested in putting specifics down on paper on these various instruments and economic statecraft tools," said Josh Lipsky, senior director of the Atlantic Council's GeoEconomics Center.


In particular, some G7 members are skeptical about signing on to controls on outbound investment in China.


The policies are being drafted partly to help deny China's military access to tools it could use to gain technological superiority, and many in the Biden administration see them as complementary to export controls restricting access to some semiconductors that have the same goal.


"Of course, each member of the G7 is to some extent going to carve their own path on China and yet there are also a set of kind of principles that unite the G7 in a common approach to China," said the U.S. official.


Traveling for the G7 finance meeting in Japan, U.S. Treasury Secretary Janet Yellen said on Thursday that China had clearly used economic coercion with Australia and Lithuania.








Hanging over the meeting was a lack of progress in resolving the U.S. debt ceiling stalemate. A scheduled meeting on Friday between Biden and top lawmakers was postponed until early next week as Biden's Democrats and Republicans seek a compromise to avoid a catastrophic default.


U.S. officials, nonetheless, expect the president to attend the two-day summit as planned, followed by trips to Papua New Guinea and Australia also aimed at shoring up Washington's approach to the China-dominated Asia-Pacific region.



G7 Finance Ministers Confirm Commitment to Financially Support Ukraine as Long as Needed



G7 Finance Ministers and Central Banks Governors confirmed on Saturday their commitment to support Kiev "for as long as it takes" and address urgent financial needs of Ukraine and its neighboring countries.


"We reiterate our unwavering support for Ukraine for as long as it takes and are united in our condemnation of Russia’s illegal, unjustifiable, and unprovoked war of aggression against Ukraine," they said in a joint communique released following the three-day meeting in Japan’s Niigata, adding that they are "strongly committed to continue addressing Ukraine’s urgent short-term financing needs, as well as supporting its neighboring and other severely affected countries."


The participants of the G7 summit also reaffirmed their support for international cooperation as a means for solving global economic problems, adding that they reject "Russia’s repeated false narrative" about the negative impact of sanctions on food and energy security.


"We, together with the international community, have increased our commitment of budget and economic support for Ukraine for 2023 and early 2024 to 44 billion US dollars, which enabled the approval of an International Monetary Fund (IMF) program for Ukraine amounting to 15.6 billion US dollars over 4 years," the communique said.


The allocated funds, the G7 finance ministers believe, will help to restore Ukraine's critical infrastructure and ensure the normal functioning of its government, the provision of basic services and the economic stabilization. Besides, the G7 member states' representatives confirmed their intention to maintain the anti-Russian sanctions regime.


"We reiterate our unwavering resolve to impose and enforce sanctions and other economic measures to further undermine Russia’s capacity to wage its illegal, unjustifiable and unprovoked war of aggression. We remain committed to countering any attempts to evade and undermine our sanction measures," the communique said.


The parties also intends to continue closely monitor cross-border transactions between Russia and other countries, as well as analyze "the effectiveness of the price caps on Russian crude oil and petroleum products to ensure the measure delivers on its objectives."














IBIK Kolaborasi dengan UiTM Malaysia Perkuat Usaha Batik Khas Bogor

IBIK Kolaborasi dengan UiTM Malaysia Perkuat Usaha Batik Khas Bogor

IBIK Kolaborasi dengan UiTM Malaysia Perkuat Usaha Batik Khas Bogor




Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), bekerja sama dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, memperkuat usaha batik khas Bogor.






Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK), bekerja sama dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, memperkuat usaha batik khas Bogor.







Kerja sama ini dilakukan sebagai kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan lokus Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor.


Dalam program tersebut, kedua belah pihak melatih sejumlah kelompok UMKM Kampung Batik Cibuluh pada Jumat, 5 Mei 2023.


Mengusung tema “Community Empowerment Through Assisting in Production Costs, Digital Business, Governance and Cultural Product Tourism (Batik)’.


Perwakilan Humas IBIK, Hendra Setiawan mengatakan, seringkali usaha industri rumahan (home industry) mengabaikan biaya depresiasi produk.


“Sehingga pada saat peralatan yang digunakan dalam proses produksi perlu dibeli kembali, justru memberikan biaya tambahan pada biaya produksi,” katanya.


“Oleh karena itu, berbagai perhitungan inti seperti biaya bahan baku, biaya jasa pengerjaan batik, persediaan, serta penyusutan/depresiasi yang diberikan dalam seminar, menjadi sangat penting,” lanjutnya.


Tidak hanya pelatihan, IBIK juga mengimbau agar ada studi banding para pelaku UMKM, untuk berkunjung ke tempat usaha batik lainnya.


Hal itu dilakukan agar ada referensi, dalam menentukan cara yang efisien, khususnya pada bagian produksi.


Sehingga, dengan adanya perhitungan yang baik dimulai dari biaya inti produksi, tentunya dapat mempermudah para pelaku UMKM dalam menentukan harga jual yang sesuai, untuk produk-produknya.







Juga mengurangi resiko kerugian di masa yang akan datang, dikarenakan adanya biaya tambahan yang belum diperkirakan.


“Apabila harga jual produk telah ditetapkan, para pelaku UMKM hanya perlu memperkirakan bagaimana produk tersebut dapat dipasarkan,” jelasnya.


Perwakilan dari Universiti Teknologi Mara (UiTM), Maslinawati Mohamad mengatakan, masalah pemasaran produk, tentu tiap pelaku UMKM harus melihat pasarnya masing-masing.


Jika produknya batik, maka para pelaku UMKM harus melihat batik apa yang banyak disukai oleh pasar mereka. Atau target pembeli mereka.


“Sebagai contoh, ada banyak batik Indonesia yang dijual di Malaysia dengan menggunakan warna-warna pastel karena pasar Malaysia didominasi oleh kalangan anak muda yang cenderung menyukai warna-warna yang tidak terlalu kuat,” tambahnya.


Batik juga, kata dia, identik dengan sebuah filosofinya. Penjelasan mengenai filosofi batik itu sendiri, bisa menjadi daya jual lainnya.


“Misal coraknya gambar apa, penjelasannya terkait filosofi gambar tersebut juga harus ada, sehingga pembeli tahu, bahwa batik itu punya nilai lebih,” tandas dia.