Monday, 3 August 2026

Aksi Nekad! Seorang Pria Ledakan diri di tengah Kerumunan Demontsran

Aksi Nekad! Seorang Pria Ledakan diri di tengah Kerumunan Demontsran

Aksi Nekad! Seorang Pria Ledakan diri di tengah Kerumunan Demontsran




Seorang pelaku bom bunuh diri menewaskan 13 orang dan melukai 22 orang dalam serangan di dekat kantor polisi selama demonstrasi di distrik Swat, Pakistan utara, kata polisi. ©AFP






Seorang pelaku bom bunuh diri menyerang area ramai dekat kantor polisi selama demonstrasi di distrik Swat, Pakistan utara, menewaskan 13 orang dan melukai 22 lainnya, kata polisi pada hari Minggu, 02/08/2026.







Ledakan itu terjadi di persimpangan yang ramai dekat kantor polisi di Swat selama demonstrasi masyarakat sipil, kata polisi.


"Tiga belas orang, termasuk delapan petugas polisi, tewas dalam serangan bom bunuh diri itu," kata Wakil Inspektur Jenderal Polisi Swat, Fida Hussain, kepada AFP.


Ia menambahkan bahwa 22 orang terluka dan satu jenazah lagi, yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri, telah dibawa ke rumah sakit.


"Seorang pelaku bom bunuh diri mencoba memasuki kantor polisi yang terletak di persimpangan (chowk), tetapi dihentikan oleh polisi di gerbang utama," katanya.


Serangan itu terjadi di provinsi perbatasan utara Pakistan, Khyber Pakhtunkhwa, di mana pihak berwenang sedang memerangi pemberontakan yang semakin meningkat oleh Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP).


Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab.





Ledakan bom rakitan di ibu kota provinsi Peshawar melukai empat petugas polisi, kata kepala polisi kota itu kepada AFP pada hari Minggu dalam serangan yang diklaim oleh TTP.


Seorang juru bicara militer mengatakan pada hari Jumat bahwa serangan militan dan operasi yang menyertainya telah menewaskan 819 personel keamanan dan warga sipil tahun ini.


Pakistan sebelumnya menyalahkan kekerasan di provinsi-provinsi perbatasan pada aktivitas militan yang berasal dari Afghanistan. Pemerintah Taliban di Kabul membantah keterlibatan Afghanistan.


Tuduhan tersebut telah memicu keretakan yang pahit dan bahkan konflik bersenjata antara negara-negara tetangga. Pakistan telah melakukan serangan udara mematikan yang menurut mereka menargetkan militan di wilayah Afghanistan.


Pemerintah Taliban dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan puluhan warga sipil tewas dalam serangan terbaru Pakistan di Afghanistan timur pada bulan Juni.

































No comments: