Monday 14 June 2010

Raut wajah Lionel Messi Share

Raut wajah Lionel Messi Share

Tim tango tampil sangat impresif, namun sayang tidak satupun gol lahir dari serangan - serangan cantik para strickernya. Satu gol yang menjadi satu - satunya pada pertandingan itu, lahir dari sundulan Heinze yang memanfaatkan peluang dari corner kick.




Goal semata wayang itu sudah cukup memberikan tim tango nilai 3, tapi suer, tidak terpuaskan, kurang asyik, kurang greget kalau golnya tidak lahir dari operan-operan cantik atau sentuhan wan tunya (one two).


Seperti sudah menjadi sebuah karma atau takdir dalam dunia persepakbolaan, kalau gol yang lahir dimenit-menit awal, biasanya akan sulit lahir lagi gol - gol berikutnya, bahkan yang sudah - sudah, sering terjadi malah tidak ada lagi gol yang tercipta. Kali ini terjadi di pertandingan tim tango versus tim elang hitam.


Beberapa peluang cantik tim Arkhentina datang dan bergelombang, dari sentuhan wan tunya dan operan - operan manisnya, namun semuanya terbuang sia - sia.


Raut wajah Lionel Mesi tampak sekali tidak percaya apa yang terjadi pada dirinya, seperti kecewa setiap kali tendangannya meleset.


Bisa digambarkan kekecewaan Messi ini di raut wajahnya yang baby face itu, sepertinya raut wajahnya mengatakan sesuatu pada dirinya.


Setelah bolanya keluar melesit sedikit dari tiang gawang, sepertinya raut wajahnya mengatakan: "aneh..aneh.. bisa - bisanya meleset.. Jangan- jangan gawangnya di geser.."


Setiap kali tendangannya membentur kiper, seakan raut wajahnya mengatakan: "payah.. payah.. kenapa si Tevez sama si Higuan tidak ngajak ngobrol kipernya atau paling tidak dipegangin kek"


Setelah pluit panjang ditiupkan semua tim, Maradona dan oficialnya Arkhentia gegap gempita merayakannya saling berangkulan, cuma Messi yang tidak, masih terdiam, sepertinya masih terheran - heran dengan apa yang terjadi pada dirinya.


Sepertinya expresi raut wajahnya mengatakan:" temen - temen koq pada seneng sih, apa kita menang ya??




Ketika Maradona bergegas memeluk sambil mengangkat dirinya dengan penuh bangga dan bahagia, ia seperti membisikan sesuatu sama Messi.


"hey Mesi! Mesi! Kamu hebat! Kita menang Mesi! Kita menanggg! kamu koq agak ringan, udah makan belum?"


Barulah Messi mulai sadar:" menang ya? Terima kasih Mr.Dona.. Sudah"


Lalu sambil berjalan gontai, sepertinya raut wajahnya ingin mengatakan: "menang? siapa yang masukin ya???!


*sumber berita dari dugaan penulis yang menduga - duga di duga ada seraut wajah Messi.. *




-just intermezo-

ULASAN PERTANDINGAN PERDANA WORLD CUP 2010 SOUTH AFRICAN

ULASAN PERTANDINGAN PERDANA WORLD CUP 2010 SOUTH AFRICAN

Menarik sekali pertandingan perdana World Cup kali ini, antara tuan rumah bafana bafana versus Marquez cs. Kedua tim bermain terbuka, jadi enak ditonton.

Prens, maap nih ya, di sini ulasannya agak sedikit berbeda dengan ulasan - ulasan yang sering kita lihat di televisi. Kalau uraiannya tidak berbobot, maklum saja, pengulasnya kan bukan mantan pemain kelas dunia, engga kaya pengomentator di tv - tv itu lho.. hebat - hebat.. anggap saja obrolan ringan bang darso di warung bandreknya bang usep.




Grand opening ceremonial World Cup 2010 berjalan dengan sangat meriah.. sukses besar buat negara Afrika Selatan, awal yang baik.. tidak ada cacatnya, sempurna! dua jempol buat penyelenggara.


Tim tuan rumah patut berbangga, sukses di pembukaan, digenapinya dengan permainan yang sangat menawan, impresif..dan sangat berkelas.. penuh gairah, berdarah.


Hadirnya Carlos A. Periera mengarsiteki tim bafana ini telah memberi roh samba, ditambah kostumnya berwarna kuning, menambah auro tim samba pada setiap pemain tim bafana bafana.. Siapa tahu dibalik tangan dinginnya sang pelatih, yang telah brazil memoles tim samba Juara Dunia, sang pelatih memolesnya tim bafana ini tidak sekedar dengan strategi semata, tapi juga meminta pemainnya memakai kostum berwarna kuning, supaya kerasukan tim samba. siapa tahu, ya engga? Liat saja mainnya, identik tim brazil.. cantik sekali.. konsentrasi dan stamina pemainnya pun juga oke - oke.. eh penonton.. Jangan - jangan nih, pemainnya pada mengkonsumsi suplemen dari negeri kita ya, itu lho, si Hexxxxton.. siapa tau?


iya ga?


Hampir sama dengan lawannya, yang berbeda pada tim Mexico, tim ini sudah dikenal sama para penggila bola, sebagai tim yang ngotot, jadi tidak heran, kebobolan satu gol bisa dibayar tunai, itulah kelebihan dari tim mexico. Sayangnya, dibabak ke dua kurang begitu ngotot, seperti bukan tim mexiko, kaya tim panzer jerman.. mmm.. apa salah kostum ya? bisa jadi, soalnya kan warna hitam itu menyerap panas, nah tahu sendiri deh panasnya udara di Afrika..


Kostum hitam, bisa dibayangkan dong, udah udaranya panas ditambah warma kostumnya yang hitam - hitam, jadi dobel dong panasnya.. Tapi biarpun begitu, berdasar penilikan dari bang Darso, harusnya nih tim mexico sudah kepayahan di 20 menit terakhir babak ke 2.. hebatnya, ini tidak terlihat sama sekali.. Yang ngerti bolakaki kan sudah ngelotok banget, kalau satu tim yang staminanya mulai kendur itu tidak lagi terlihat gesit dan kalau pegang bola lebih banyak memainkan bola dari kaki ke kaki terutama dilapangan tengah, kalau tidak begitu, biasanya engga akurat lagi operannya, suka ngaco kalo nendang dan nangkep bolanya. Ternyata ini tidak buat tim Mexico.


Layak diacungkan jempol juga buat tim Mexico, luar biasa mainnya, penuh gairah berdarah, full stamina.. Rupanya permainan ala Jerman yang diterapkan pada babak ke 2, bukan tanda kepayahan, Tapi bagian taktik dari strategi yang diterapkan oleh pelatihnya..


Permainan cantik tim Mexiko telah melengkapi kepuasaan penontonnya pada hari pertama perhelatan World Cup 2010. Mexiko bermain dengan full konsentrasi, full energi, berdarah dan sangat impresif.. Nah ini juga jangan - jangan staminanya bisa longlasting kaya gitu.. gara - gara minum suplemen dari negeri kita juga, itu tuh..Hexxxxton itu.. ya, siapa tau ?




Berbagi angka seri, harga yang pas untuk ke dua team yang sama - sama telah memanjakan penontonnya.. Ke duanya bermain menarik tidak membosankan..


Sayang ada sedikit pemandangan yang kurang enak dilihat, gol dari Calue pemain Mexico yang dianulir oleh hakim garis. Namun apapun itu namanya, ya namanya juga sebuah permainan, bisa dipermainkan, bisa juga mempermainkan.


Barangkali, kalau gol itu disyahkan oleh hakim garis, moril pemain afrika bisa langsung drop dan tentu dampaknya berdimensi luas khusus pada warga pribuminya, ada efek dominonya, pada sisi efforianya.


Siapa tahu dengan dianulirnya goal itu, agar selain pemainnya tetap pada trek semangatnya juga agar membuat warga pribuminya tetap bersemangat melayani tamu-tamunya sebagai sebuah harga dari sebuah penghormatan. siapa tau ?


Kalaulah memang itu gol yang di anulir adalah murni karena kelalaian hakim garisnya, hakim garis juga manusia, bisa salah.. Tapi kenapa bisa melakukan kesalahan elementer? ini kelas dunia, wasit dan hakim garisnya pun tentunya kelas dunia, kok bisa kurang konsentrasi yah?..eh penonton.. jangan - jangan ini hakim garisnya juga tidak minum suplemen produk dari negeri kita dulu ya? hexxxxton itu.. Bisa jadi.. Ya itukan bisa - bisanya penulis saja.

GERMAN BARAT jebolan kelas SBI satu tingkat diatas AUSTRALIA jebolan kelas reguler

GERMAN BARAT jebolan kelas SBI satu tingkat diatas AUSTRALIA jebolan kelas reguler

Dari semua pertandingan perdana world cup 2010 yang paling attractive adalah pertangdingan antara German lawan Australia. Fantastik!! 4 gol bersarang dijala gawang kiper Australia.

Pertama kali kenal tim German Barat, waktu world cup 86, saat berlaga melawan Perancis, di semifinal. Sebelumnya penulis tidak kenal dengan tim ini.. Pada saat sebelum semifinal berlangsung, banyak orang mengeluk-elukan M. Platini. Trio Platini-Tigana-satu lagi lupa, menjadi calon favorit juara, gaung Trio ini setahun sebelumnya sudah jadi buah bibir diseantero jagad, yang setahun sebelumnya sukses memboyong piala eropa dan di piala dunia 86 dari mulai babak penyisihan hingga perempat final menjadi momok yang menakutkan bagi lawan-lawannya.

Maju ke semi final setelah di perempat final Platini cs menaklukan sang tim primadona Brazil, socrates cs.

Kemudian di semifinal Perancis bertemu dengan German Barat, aku menjagokan Perancis sebab aku tidak kenal dengan semua pemain dari tim German Barat. Tapi pada saat pertandingan mulai berlangsung, tiba-tiba saja hatiku ini berubah haluan. melihat permainan yang lugas dan elegan dari tim panzer. Aku mulai berkhianat, kecintaanku beralih.. sungguh, saat itu aku harus mengakui dengan sejujur-jujurnya bahwa aku bisa ke lain hati.

Dan Tim German kali ini tanpa Ballack ternyata mirip dengan permainan German Barat tahun 86, enak di tontonnya. Semua pemain keluar kemampuannya, tidak seperti waktu ada Ballack. Mungkin karena Ballack centris pemain lainnya sungkan untuk bermain lepas atau bermain tidak lepas karena dibawah bayang-bayang nama besar Ballack.

Warga German sudah selayaknya bersyukur karena Ballack cedera. Coba Kalau dia ada bisa jadi hasilnya tidak segemilang semalam, menggilas 4:0 Australia, paling banter juga menang 6:0.

Pertandingan semalam boleh dibilang pertandingan tercantik dari semua pertandingan pertama, pertandingan yang telah memuaskan penontonya, meski di warnai dengan kartu merah.

Kartu merah yang diterima pemain Australia hanyalah ekses dari rasa frustasi saja, kartu merah itu sebetulnya sudah menunjukan bahwa sudah berakhirnya perlawanan tim Australia. Apalagi setelah kejadian itu tercipta 2 gol ke gawang Australia, melengkapi kegemilangan tim German dengan 4 golnya. Kalau saja penulis menjadi pelatih tim Australia, tentunya sudah melemparkan handuk putih ketengah lapangan dimenit ke 75, agar wasit meniupkan peluit panjangnya, demi menyelamatkan para pemain dari rasa malu yang tak terkira..teroreng treng tengteng.. tak terkira, maap ya Australia.. Walaupun begitu tim anda satu tingkat dari tim merah putih pe es es i

Pertandingan semalam seperti sekolah - sekolah di Indonesia sekarang, ada kelas SBI dan ada kelas regular. Terlalu menyolok perbedaannya, berjalan tidak seimbang.. But..

A good entertaiment

from my fb:ttp://www.facebook.com/editnote.php?

Thursday 10 June 2010

KILASAN OFFSIDE DUNIA INDONESIA

KILASAN OFFSIDE DUNIA INDONESIA
O..o..o..o
Menjelang Final Piala Dunia 2010 AFRIKA SELATAN, hingar bingarnya tidak sebegitu heboh hingar bingar beberapa berita peristiwa antar manusia.

O..o..o..o
Bombardir peluru bersarang di tubuh anak-anak palestina dan penyergapan kapal Mavi Simarmara oleh segerombolan srigala Israel, mencoreng muka Mamanya, Amerika Serikat. Tindakan uncontrol para serdadu Israel saking asyiknya memainkan bola telah membuat offside.. offside.. offside.. Pelanggaran hoy.. pelanggaran biasa, pada aturan maen tapal batas.. Maklumlah namanya juga anak-anak berandalan Amerika dan sekutunya..

Ariel Peterpan vs Luna Maya, Ariel Peterpan vs Cut Tari, bikin geger remaja - remaji, ibu - ibu pengajian, apalagi ibu - ibu arisan, cuma bapak - bapaknya yang tak begitu tergoda berkomentar, tapi banyak bertindak, diam - diam searching juga sambil tersenyum termangu-mangu.

Para pakar telematika mulai memberikan statementnya, tentunya setelah asyik nonton adegan itu dung. Gegerkan dunia, hebohnya sama saat ada tsunami, gempa bumi, aib yang belum pasti kebenarannya, sebagian menghujat, sebagian membela sebagian lagi cemas menanti kepastian beritanya hingga rela tempe yang digoreng jadi gosong.

Peluit offside untuk Ariel bila itu sebuah kecolongan, namun offside berlaku pada setiap statement diluar Ariel.. Yang jelas goodnews buat pemburu berita, tukang gossip dan yang mengalami masalah dengan ejakulasi dini.. Download..
Twingtwingtwing...

Di Senayan, belum tuntasnya kerja angket centuri yang hebohnya saat pengambilan angket bak superhero di negeri ini yang biayanya mungkin menggerogoti anggaran negara juga, sudah buat skenario baru, lagi-lagi nama rakyat dijual, dana aspirasi 15 milyar/anggota/tahun/daerah pemilihan.

Ada yang bilang GOLKAR keblinger mengajukan usulan tidak populer dimasyarakat, tapi pengalaman 32 tahun lebih menjadi piwai membuat lobi-lobi, pandai dalam mengutik sisi kelemahan iman para politikus yang sok belaga jujur dan alim. JANGAN LUPA, Rakyat meniupkan pluit, lagi lagi offside..

Permainan yang banyak peluit offsidenya, tidak menarik, tidak enak ditonton slalu membosankan. Terkesan lini depan terburu - buru mengejar bola atau pengumpannya kurang pandai.. Bisa juga karna lawannya memakai pola negatif football, mirip simbiosis antara penyaji berita dengan penikmatnya.

Mudah-mudahan piala dunia kali ini lebih atraktif dan impresif.
on my Facebook:http://www.facebook.com/note.php?!/notes/ahmad-hanafiah/offside/

The POWER OF CINTA

The POWER OF CINTA


THE LOVE, CINTA, mungkin sejak manusia ini ada hingga sekarang CINTA slalu ada, manusia boleh silih berganti lahir dan mati, CINTA tak pernah mati, berawal dari CINTA kehidupan dimulai, lalu berbiak terus menerus memenuhi ruang di sepenjuru alam raya ini.

The POWER of LOVE, THE POWER of CINTA, Kekuatan Cinta, tak seorang pun mampu membuat bendungan besar untuk merintangi arusnya, ketika cinta mulai tumbuh pada sepasang manusia. Prahara akan datang menampar muka siapa saja pihak - pihak yang turut ikut campur tangan merintanginya, cepat atau lambat. Nampaknya sekarang ini, masanya sudah berubah, masa globalisasi & transparansi, mendorong dampak dari praharanya menjadi begitu cepat dan sangat significan

Kisah cinta Alter - Jane yang mengharu biru adalah bukti, satu dari jutaan contoh bagaimana ketika cinta mulai bekerja, ketika cinta sudah menunjukan ujudnya sebagai bentuk perlawanan.

Sikap orang tua, satu sisi, bisa dimengerti, toh setiap orang tua slalu menginginkan yang terbaik buat buah hatinya, maka mereka dengan segala upaya, akan memberikan semuanya yg terbaik, apalagi urusannya ini jodoh, urusan masa depannya, jadi harus dilihat dulu bibit bebet bobotnya, sebagai satu warisan feodal.*
Disisi lain sikap orang tua yang over possessive, over protective & possed by a spirit centrist / inherited centris, sadar atau tidak telah membutakannya akan kekuatan cinta. Dan dikala kedua sisi ini berpadu menjadi prinsip keukeuh orang tua, maka PRAHARA sedang melaju menghantam prinsip keukeuhnya.

Keukeuh ( keras kepala) istilah basa sunda gaul, prens (friends). Kalo kata basa jawa gaulnya, ngeyel, in EYD kokoh pendiriannya.

Satu sikap untuk melegalkan kekeukeuhanya adalah pengalaman hidupnya, jelas karena lahir duluan, tahu duluan. Yang kadang tidak sadar belum tentu pinter duluan, Hehe, maaf ya buat para orang tua.

Soal pengalaman hidup, walau bagaimana, harus diakui orang tua punya segudang pengalaman yang bisa dijadikan bekal buat anaknya, agar kelak masa depannya tidak seperti mereka, harus lebih baik, kalaupun gagal minimal sama atau satu tingkat diatasnya keadaanya nanti dengan keadaan orang tuanya sekarang.

Manusia boleh berencana tapi alam dan dirinya atas mauNYA tidak slalu berkehendak sama sesuai dgn rencana. Dan ketika Sikap keukeuh ini bertabrakan dengan cinta anaknya pada kekasihnya, yang sudah menyelubungi aliran darahnya. Siapa yang harus dipersalahkan?

Haruskah orang tua yang mengalah atau anaknya?

Agar kelak tidak di stempel sebagai anak yang durhaka.

Lihat bagaimana kisah cinta Jane-Alter menjadi satu kasus, mungkin banyak jane dan Alter lainnya?

Tidakkah bisa dilihat dan dimengerti, bagaimana cerita roman kisah cintanya Romeo dan juliet yang menjadi simbol cinta itu?

Jika, orang tua melihat ini sebagai kesalahan anak, lho kalo anaknya yang salah, bukankah sejak lahir hingga siap diserahkan atau menyerahkan kepada pasangan hidupnya, adalah kewajiban orang tua untuk mendidik anak2nya?

Jadi ini salah siapa?

Saya tidak akan pernah lupa dengan kutipan pilosofi dalam pilem (film) gladiator, couse sangat berkesan sekali,

KATA KAISAR ROMAWI:

"PUTRAKU MAAFKAN AYAH, INI KESALAHAN KAMU SEBAGAI ANAK DAN KEGAGALAN KU SEBAGAI ORANG TUA"




Lengkapnya nonton saja sendiri. Artinya, seorang kaisar dengan ksatria mau mengakui bahwa dia gagal dalam mendidik anaknya.

So, dibuntut ada penyesalan, sesal kemudian tiada guna, tapi tetap saja akhirnya berujung pada penyeselan, menyesal menyesakkan dada.

Kenapa harus dimunculkan kepermukaan dulu, yang pada ujungnya isi permukaan itu meratap menangis menapar orang tua dan keluarganya, seakan membalikkan situasi?

Bisa dibayangkan tidak, bila cinta ini lahir dan tumbuh menjadi besar terhadap kecintaannya pada tanah air, bukan kaya cintanya om2 omdo, tapi cintanya itu berujud kedalam tindakan menjadi satunya kata dan perbuatan?

Seperti kaya Soekarna, M. Hatta dan tokoh nasional kebangsaan yang lainya dibuang kemanapun, tetap saja kembali dalam keadaan sehat wal-afiat, malah semakin bertaji dan bertaring cintanya pada negeri ini.

Setiap periode masa berdasarkan catatan sejarah berita, selalu lahir segelintir manusia - manusia dengan kecintaaanya pada negeri ini begitu hebat, namun sayang, kebanyakan hidupnya hanya sebentar, tergerus oleh segerombolan srigala, ada yang berkalang tanah meninggal dengan tenang, ada juga yang dipaksa meninggal oleh - olehnya.

Jika kekuatan cinta pada negeri ini ditanamkan sejak usia dini pada semua putra putri Indonesia, kemudian dipupuk dan dirawat, hingga tumbuh dengan sendirinya benih-benih cinta yang kemudian menjalar menjadi darah dan jiwanya. Yakin, tak ada satu negara pun yang berani mengintervensi semua kebijakan yang berlaku di negeri ini, Tak perlu lagi ada lembaga KPK, Polisi pamong praja dan Bareskrim, kecuali Polisi lalulintas dab TNI.. MAU??

Well, saya ngantuk, mau bobo.

SEMOGA KECINTAAN KITA PADA NEGERI INI TAK LUNTUR OLEH ZAT PEMUTIH APA PUN

on my FAcebook:http://www.facebook.com/ahmad.hanafiah/note.php/notes.php

KEBENARAN BUKAN KEBETULAN BUKAN PULA KEPASTIAN

KEBENARAN BUKAN KEBETULAN BUKAN PULA KEPASTIAN


Kebenaran merupakan bentuk kata benda abstrak, menunjuk pada sebuah nilai asal katanya benar. Kaidah bahasa umum dari kesadaran sekarang, kebenaran bisa bermakna hukum / aturan.




Nah kalau dalam pendekatan praktis bahasa komunikasi diambil dari serapan kultur dialeg gaulisme, maknanya bisa bermakna kebetulan.
contoh:


  • "kebenaran saja moodnya lagi bagus.."


  • "Harus di uji kebenarannya.."
    Berarti kebenarannya belum teruji. dst.


Pengujian kebenaran harus dibutuhkan alat uji/perangkat uji, bisa teori sintesa, bisa juga dibutuhkan alat tambahan yang terdiri dari bermacam alat aksi uji / pereaksi menurut standard aturan berdasarkan satu kesepakatan bersama yang berlaku. Problemnya kebenaran itu sendiri makna abstrak, berbeda dengan asal katanya, benar.


Kembali kepersoalan pengujian. Hasil uji, biasanya tidaklah 100% akurat, maka dibuat standard toleransi kurang lebih plus minus 5%. Bila telah memenuhi angka 5% plus minus, bisa dikatakan layak pakai, kebenarannya sudah teruji berdasarkan stempel ini itu, boleh dalam lingkup berskala Nasional dan atau skala Internasional. Dan yang jadi masalahnya apa bahan standarnya jika yang dijadikan nilai standarnya bernilai abstrak?


Kembali kepersoalan pengujian. Dalam pengujian pada hasil ujinya harus akurat berdasarkan standard yang sudah ditetapkan sebelumnya. Tapi ini l karena tentang nilai kebenaran yang dibikin standard yang mana nilainya sendiri bernilai abstrak. Katakanlah pada sebuah sample uji tentang kebenaran, maka hasil boleh tidak persis akurat dari standard dan ini ada aturannya.


Keakurasian hasil uji ditetapkan nilai toleransi, setiap hasil uji kebenaran itu nilai akurasinya bisa 5% plus minus, ditambah proses uji berdasarkan SOP menurut ini dan itu yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan yang berlaku saat itu, artinya SOP bisa berubah / berkembang / dikembangkan sesuai perkembangan issue, dinamika, kemajuan masyarakat nasional dan atau internasional pada masa itu, termasuk perubahan situasi kondisi alam dan peradaban.


Jadi tidaklah haram bila dikatakan kebenaran itu bukan kepastian absolute. Banyak yang bisa dijadikan contoh pada beberapa bentuk percakapan yang menyisipkan kata kebenaran untuk mempertajam kata kebenaran itu sendiri, sekalipun demikian bukan dalam rangka mau mempertegaskannya.


Namun kurang tepat juga bila kebenaran itu sama dengan kebetulan, meski layak mirip dengan bahasa dialeg gaulisme bila dilihat contoh diatas, juga hampir , malahan bisa dikatakan sama maknanya pada bentuk akar katanya, antara kebenaran dan kebetulan, betul = benar.


Lalu kebenaran yang manakah yang pasti benarnya, betul-betul benarnya, sulit dirujuk salahnya menurut teori sintesa dan atau akal sehat




Terus kenapa mereka ukur benar dan salah norma hidup beradab itu disandarkan pada kebenaran, sedangkan kebenaran itu nilainya abstrak?


Apa tidak ini akan membikin abu - abu?


Membikin hasil setiap bahan yang diuji diukur oleh nilai kira - kira ?


Bandingkan ini dalam membuat bangunan bertingkat, bagaimana jika dibangun berdasarkan rumusan kira - kira, akan jadi, kokoh berdiri atau sebaliknya pagi dibangun sore ambruk?


Berdasarkan rumusan robert mac icer, bahwa pada setiap aturan dalam satu masa, berdasar apa pun adalah penyempurnaan dari teori & aturan kebenaran sebelumnya, dalam arti peraturan dibuat mengikuti perubahan zaman. Bahkan iver menyimpulkan kehidupan yang stabil dari sebuah lingkungan dari masyarakat relative.


Dari sanalah muncul hukum relativitas pada teori fisika, kemudian dalam kaitan norma mac iver menggambarkan status sosial dalam satu kemasyarakatan yang disebutnya web piramidal.


Itulah aturan yang berlaku di dunia sekarang meski berbeda bunyi konstitusinya, berbeda sistimnya. Semua sama landasan berpikirnya. Berdasarkan teori kebenaran, teori relative. Teori yang tidak masalah jika kurang akurat.


Bandingkan dengan nilai kepastian, kalau 1 + 1 = 2, maka sampai 100 abad kedepan pun akan tetap 2, tidak akan berubah. Sedangkan Kebenaran mengikuti rasa dan logika yang berkembang pada saat itu.


Dalam uraian ini memang tidak jelas gamblang kearah mana yang dijadikan sasaran pokok pembahasan dan penjabarannya. Karena memang dibuat begini, sebagai orientasi terhadap apa yang menjadi alam pikir umat sekarang yang membentuk pola pikirnya. Jadi menjawab terhadap tantangan yang ada itu bukan tujuan utama dari uraian ini.


Ini hanyalah  konstatering atas apa yang menjadi alam pikiran sekarang yang dipuja oleh umat manusia di funia tentang kebenaran.




Ini adalah satu kepastian kenyataan hidup yang sudah, lagi, akan terjadi, bahwa kebenaran itu akan selalu jadi pedoman umat manusia. Meski kebenaran itu bukan kepastian, yang didalam nilai kebenaran nilainya benar- benar pasti, yaitu sebuah kebenaran tentang sesuatu yang bisa dikatagorikan pasti antara nilai benar dan salahnya menurut apapun aturannya, tapi belum bisa di stempel sebagai satu kepastian benar dan salah.


Oleh sebab itu, tidak salahlah bila setiap teori kebenaran yang berjalan gampang untuk dibantah, dikoreksi, diperdebatkan dan dipersungutkan dengan berapi-api diatas polesan jas with make up be a more young and happy or be a excellent performance from pujangga - pujangga politiktus layar kaca. Bahkan ketika dijalankan tidak jarang terjadi benturan atau ada yang tidak ter-cover dalam aturan. Kemudian mereka lakukan perubahan. Mengacu pada teori mav iver, demikianlah nilai


Kebenaran yang tidak diragukan lagi nilai benar dan salahnya, pasti benar kalau tidak salah, pasti salah kalau tidak benar adalah hanya dua barangkali;


  • 1. rasa alam, contoh gula itu manis, kopi itu hitam kecoklatan pahit, disatukan dilarutkan menjadi manis kepahit-pahitan. Yang lainnya

  • 2. Teori dariNYA.
    Kepastian kebenaranNYA, tidak diragukan (albaqarah ayat 1, 2), namun banyak ragu tapi slalu mengagung-agungkan. Tidak sedikit pula yang yakin betul, mengagung-agungkan tapi salah kapruk, salah kaprah.


Ini kebenaran saja, lagi pengen nulis, kebetulan juga belum ada kepastian jadi makan nasgor suhah apa tidak..


Dari pada menghitung kancing, lebih baik memastikan pilihan saja, aku pilih menulis sambil makan nasgor suhah.


Jadi kalau melihat situasinya kekejaman di tanah palestina, jadi teringat pada satu makna:
"Segudang kasih sayang tidak ada artinya bila tidak di kembalikan kebenaran pada khitah teori kepastian dari sang Pencipta..QS"


Kalau begitu, kebenaran bukanlah kebetulan, juga bukan pula kepastian.





on my Facebook:
http://www.facebook.com/ahmad.hanafiah/notes.

TEaM TAnGO dan kaCaNG RebUS

TEaM TAnGO dan kaCaNG RebUS
Pertama kali jatuh hati sama tim ini, kira-kira sejak tahun 1982, waktu ada siaran ulang final 1978 antara Arkhentina( ini caraku melapalkan tim argentina) versus Kholan (belanda red), tentunya di media tunggal ti-pi-er-i (tvri), dua tim ini menginspirasiku bermain bola. Dan sejak itulah aku mulai kenal akrab dengan yang namanya tim tango.

Meski kala itu lagi rame - ramenya semua orang mengagung - agungkan paolo rosi, pahlawan Italia yang menjadikannya Kampiun di PD '82, aku tetap tak berubah sekali tango tetap tango..

Melihat posturnya, kostumnya, rambutnya, enak dilihat. Kostumnya yang ketat tidak gombrang tampak lebih atletis dan elegan, terutama sama strikernya kempes, nama lengkapnya Mario Kempes. Tiap kali maen bola aku kerasukan Kempes, slalu menjuluki diriku kempes.. apalagi kalo aku nggolin ( mencetak gol ).. KEMPES! begitulah teriakku sambil berlari dan mengacungkan tangan dan jari telunjuk ke atas, serasa jadi kempes beneran.

Tim tango, Arkhentina, makin membuatku tergila - gila sama tim ini, saat aku melihatnya piala dunia junior di tokyo jepang, aku terpukau dengan permainan salah satu pemain dari tim arkhentina yunior itu, namanya maradhona..

Sepertinya cuma aku yang punya firasat, kalau maradona itu, nantinya bakalan merajai pentas piala dunia..

Benar saja, Piala Dunia 86 di Meksiko menjadi panggungnya Maradona. Goal tangan Tuhannya menjadi buah bibir dimana-mana.. Sayangnya gara-gara tangan tuhan itu, tidak sedikit yang merasa kecewa, malah sampai menghujat abis, terutama para fansnya tim inggris.

Temen-temenku semua membela tim inggris, mereka mencela perbuatan maradona itu, aku hanya bisa diam dan cuma bisa mendengarkan semua umpatan-umpatan temen-temenku, setiap kali kami mau berangkat maen bola tiap sorenya.

Tapi dalam hatiku, aku percaya Maradona adalah bintangnya, dia pasti bisa menjawab semua hujatan itu, dengan memenangkan timnya di final nanti melawan German Barat.

Benar saja, Arkhentina Juara!! Arkhentinaaa juaraaa!! Kala itu aku nonton bareung (with) sama tiga orang temanku, tiga orang temanku ini mau bersorak juga, sebab sebelumnya sudah sangat menggandrungi brazil ku hasut mereka, buat habis-habisan mendukung tim Arkhentina.

Kami nongtonnya di rumah tetangga, kebetulan bapak penghuninya terkena sakit stroke, karena aku ini anak yang dianggap anak yang paling baek, anak mesjid, rajin adzan maghrib meski para orang tua warga tidak pada tahu, kalo aku juga suka mencuri jambu, mangga, kelapanya milik para tetangga, juga suka nyuri (mencuri) ubinya petani buat dibakar kalau lagi malam minggu pas petani lagi nanam ubi sama teman-temenku kalo lagi pada ngumpul, pas malam minggu, yang dimana itu di tuntaskan kumpul - kumpulnya dengan lari pagi keliling kebun raya.

Nah! biar begitu Ibu tetangga itu percaya sama aku dan menitipkan rumahnya, berikut dengan pembantunya, kedua anaknya yang masih balita sama suaminya yang lumpuh sebelah kanan..

Aku diizinkan sama ibu tetangga itu, bawa temen-temenku yang masih tetanggaan juga, tapi aku tidak perlu minta izin orang tuaku, soalnya ibu tetangga itu bilangnya langsung ke ibuku, jadi ibuku yang minta aku bersedia, mau ga mau, kudu mau deh.

Senang sekali bisa nonton di rumah tetangga itu hampir yang namanya cemilan mengalir terus ga ada habis-habisnya..

Saat peluit panjang berbunyi, sontak saja aku dan temanku bersorak kegirangan sambil berlari ke luar rumah, walau hari kala itu hampir mau subuh, padahal saat itu aku masih kecil, biasanya dilarang ke luar rumah, tapi malam itu tidak. Rupanya teman yang lain pun pada keluar rumah, remaja dan para pemudanya juga sama, semua berhamburan keluar rumah, suasana di komplek itu berubah menjadi sangat meriah.

Sejak itu lahirlah sebutan sang MEGA BINTANG buat Maradona...

Aku menyukai permainan Arkhentina bukanlah karena maradona saja, gaya sentuhan wan tu nya itu lho, enak dilihat.. Memang sih tim samba Brasil lebih indah lagi ditontonya.. Tapi, ya mungkin karena aku trauma waktu ngadu bola sama kampung sebelah, maennya jago-jago tapi penampilannya pada lecek ga enak dilihat.. Ini mirip sama pemain brazil..

Indahnya tim tango bak kacang rebus susah ngremnya, slalu ingin mengupas dan mengunyahnya.. Enak ditonton permainan dan penampilannya juga keren-keren.

Malam ini aku sudah siapkan kacang rebus untuk menantikan penampilan tarian tangomu kembali.

0n my Facebook
http://www.facebook.com/ahmad.hanafiah/notes/ahmad-hanafiah/team-tango-dan-kacang-rebus/

Wednesday 9 June 2010

Cinta Murni seMurni Cintanya

Cinta Murni seMurni Cintanya
"Dir, kamu sibuk ga? tanya murni, disela - sela obrolan Murni dengan Dira diterasnya rumah bu Marli uminya Dira di minggu pagi diiringi suara hujan depan rumah.


Dira adalah wanita cantik, sexy dan periang, seorang anak dari kalangan keluarga jetset, whatever aneh bin ajaib, anaknya bisukmala, bisa masuk kekalangan mana aja, kaya, miskin, cantik, jelek, cacat, sempurna, tidak pernah dibeda - bedakannya. Dia anak yang paling asyik, bisa bertemen dengannya adalah pilihan bukan kebetulan.




Temen - temennya selalu merasa kehilangan, kalau tidak ada dia katanya, "ga ada loe ga rame". Barangkali pesan itu juga kayanya nyontek dari lontaran temen- temennya.


Dira ini tidak pernah menolak diajak sama temennya, kecuali seks bebas, drug dan narkoba. Seneng karaoke, dugem, ngtrack dsb, sepertihalnya dia slalu bersemangat kalau diajak ke majlis ta'lim tiap minggu pagi, esq dsb.


Memang benar selama ini yang temen - temennya tahu, kalau Dira itu tidak pernah sok pahlawan, tidak suka tampil ke depan ngajak temen-temennya, dis selalu ngikutin teman - temannya, tapi bukan berarti jadi pengekor. Dia juga bergaul dengan siapa saja, tapi bukan juga jadi anak yang plin plan, kesana mau, kesini hayu, tidak begitu. Ia memang gadis yang supel dan bersahaja yang bikin nganngenin semua teman - temannya.


Buat Dira, temen adalah segalanya, bisa bersandar dan bisa juga jadi sandaran. Walaupun begitu, sayangnya Dira sama papa - mamanya dan adiknya yang semata wayang, alaim besarnya, bisa dibilang bak malaikat kecil, sayangnya segede gunung.


Hmm ibadahnya gmana dia?


Soal ibadah?


Jangan ditanya dah!


Meski kadang, suka telat - telat dikit, tapi Dira ga pernah ninggalin yang namanya shalat lima waktu, cuma memang Dira punya sedikit masalah sama melapalkan ayat - ayat suci.


Namun Dira sangat bersyukur karena H. Adi Alek Sanusi,Mz, masih diberi umur buat ngajarin ngaji Dira dan adiknya, membaca tuturutan atau juz'amma, walau usianya sudah sepuh.


Itulah Dira si gadis cantik berkilbab, sekipun tidak handal membaca, menghapal ayat suci. But its ok, masih bisa dimaapkan, memang betul perlu sedikit polesan agama, itu juga yang disadari abahnya, abah Mista. Kalau sudah dipoles maka akan menjadi lengkaplah kesempurnaan Dira, wanita idaman pria sejati.


Dira anak dari seorang pejabat, bapaknya seorang Menteri, Uminya Direktur bank ternama. Dira juga suka koq pake fasilitas kepunyaan bapaknya, yang kepunyaan bapaknya itu juga adalah pasilitas negara.


Tapi, Dira tidak pernah malu, Dira juga tidak pernah risih kalau ia lagi paka mobil punya Uminya yang Uminya terima itu sebagai kuda kerja, artinya ya pasilitas juga dari perusahaan Uminya.




Dira:"Salah sendiri, kenapa tuh barang ada di rumah gue, gue kan cuma menjalankan pesan ustadz, di dunia ga baek kalo ada yang lu dapatkan menjadi mubajir, ya pas lagi ga di pake sama bonyok gue, sayangkan kalo ga gue pake, orang mau bilang apa, bodo, salahin dirinya aja sama Tuhan, kenapa dia ga dikasih.."


Bujubuneeeng.. Dira.. Dira.. begitulah Dira, setiap kali ia menjawab kekhawatiran temennya waktu di mobil dalam perjalanan menuju salah satu majlis ta'lim zikir bersama, atau sindiran dari gank manja mami di kampusnya.


Dira :"Gue dah nyangka, dari tadi gue pratiin ada yang lu pikirin, ntar ya Mur, gue telpon Usep dulu."


Tak lama Dira pijit no cantik Usep, langsung nyambung.


Dira :"wa..alaikumsalaaam, weh seneng gue ama lu sep, ga pake lama gue kalo ngbel lu.. Sep, sore ini gue ga bisa.. Gue ada tamu, sori ya sep, salam buat temen2, tapi abis pada ngband ntar mampir ke rumah, gue nitip goreng sukunnya kho aming.. Haha, ya elu gue kan minta tolong, bisa ya sep?.. Teng sep.. alaikumsalam..klik"


Mira :"Dir, duh gue jadi ga enak, jangan dibatalin Dir.. Mending lain kali aja gue ngomongnya., gue pamit aja ya!"


Ratap Murni setelah Dira selesai kontak temennya.


Dira :"Murni Murni.. Kalo mau pamit ya tadi dong sebelum gue kontak Usep.. hehe.. Udeh deh, gue sekarang siap denger omongan lu.. eh lagian lu dengerkan anak2 tadi gue pan udah minta dibeliin goreng sukun ke sukaan lu.. Mereka biasanya paling cepet 3 jam latihan.. Jadi kita ada waktu lama ngobrolnya.. Dikamar gue aja yuk."


Komen Dira, sambil berdiri, tangan kirinya ngegendong stoples ranginan tangan kanannya bawa gelas jeruk minumannya. Murni ga bisa mengelak, dia pun akhirnya ngintil Dira dari belakang sambil tangan kirinya bawa dus pizza yg isinya tinggal dua potong, tangan kanannya bawa minuman jeruk sama kaya Dira, bedanya masih penuh...


Keduanya masuk kamar, sementara di luar hujan tambah deras. Dira menyalakan televisi dan dvd playernya, ia stel lagu I Really Like You - Carly Rae Jepsen kesukaannya. Kemudian ambil handuk lalu ke luar dari kamar masuk ke kamar mandi.


Marni duduk diatas ranjang matanya membaca update teman - temannya di smartphone di salah satu media tenar saat itu sambil jari lentiknya menggeser layar menelusuri semua update dan komentar teman - temannya, sementara mulutnya berdesah ikut menyanyikan suara cantik Carly Rae Jepsen, beat musiknya cukup menghangatkan suasana pagi yang di guyur hujan.


"Tok.. tok.. tok.. suara pintu kamar Dira yang terbuka diketuk bi iyah sambil membawa baki di tangannya berisi dua mangkuk lontong sayur kesukaan Dira.


ok...bersambung...

MENJOESOERI KALI KETJIL

MENJOESOERI KALI KETJIL

Jana menjoesoeri sepandjang sisi soengai jang dikanannja pematang sawah jang loeas dan disebelah kirinja beloekar teroes menoedjoe hoetan ketjil. Sementara 4 ekor kerbaoenja dibiarkannja mandi dikali.




Disepandjang menjoesoeri kali, mata jana tak lepas memandangi kali bening.. sebening katja baroe beli di toko. Hari ini Jana ingin sekali makan pake ikan..


Tiba-tiba dari kedjaoehan Jana mendengar sajoep - sajoep ada jang berteriak.


"janaaa.! main bal tidaaak?! boeroe soedah di toenggoe pak engkoesss!


"heii Tjéng, ijaa.. bentar lagii.. akoe ke sanaaa ja!"balas jana sama Atjéng.


"ijaaa..!":oedjar Atjéng.


Atjeng dan 3 temannja poen berlaloe sambil berlari.. Ketjuali Adang, dia tertarik melihat Jana jang sedang tjari ikan.


"Jan, kamoe tidak pasang boemboeng ja?"tanja Adang.


"pasang Dang, coema boemboengkoe ilang.. terpaksa akoe pakai tangan sadja" djawab Jana sambil memasoekin seekor oedang ke tjelananja, sementara matanja jang tadjam seperti elang teroes mengintjar boeroeannja, oedang dibalik bebatoean.


"Kaoe tidak bareng sama jang lain, Dang?": tanja Jana sambil meraba tangannya ke balik batoe.


"Tidak Jan, bareng sadja sama kamoe nanti, ja.. soedah banjak ikan jang kaoe dapat Jan?":tanja Adang jang merhatiin jana diatas kali.


"Akoe baroe dapat 5 ekor oedang, ajolah toeroen kaoe, bantoe akoe nih"adjak Jana sambil menjipratkan air ke Adang. Adang membalas sambil melempar batoe ke sebelah djaoeh kali, biar tjipratanja bisa mengenai jana.


Dan bjoeoer...r...rr...!! akhirnya basah djoega toeboeh Jana. Akhirnja Adang toeroen ke kali, sambil bertjanda maen air, main tjiprat - tjipratan sama jana.


"Oo..i..ja, Jan, Akoe loepa, abahkoe kemaren pasang boemboeng.. Ajo kita liat! kaloe banjak kita bagi doea ja, Jan?!": sela Adang


Laloe kedoeanja pergi menoedjoe tempat dimana boemboeng bapaknja Adang. Benar sadja, ternjata banjak ikannja, besar - besar lagi, seoekoeran telapak tangan mereka.


Dengan riangnja mereka poen bergegas mengangkat boemboeng itoe.


"Waaah.. wah..waahh... ini banjak sekali Dang.. ada 8! besar-besar lagi, akoe minta 2 sadja Dang?!": pinta Jana.


"Kita bagi doea sadja Jan, tak habislah 5 ekor koe makan sama mak bapakkoe dan sama si ai.. Ajo kita poelang, biar tidak terlambat latihan bal!




Mereka poen poelang sambil menggiring kerbaoe-kerbaoenja Jana. Tampak sekali riang berseri - seri wadjah kedoea botjah terseboet. Jana senang betoel, dia soedah membajangkan maknja, pasti soedah boeatin boemboenja dan sambal goang kesoekaannja lengkap dengan daoen singkong dan pohpohan jang ada dipakarangan luasnja.


"Hemmm... mm... nikmatnjaa..a..!.. goemam jana dalam hatinja, membajangkan  apa jang bakal diboeat maknja.


Maknja soedah tahoe kemana hari itoe Jana pergi, soalnja maknja soedah dikasih tahoe sama Jana.  waktoe Jana pas poelang sekoela, kalaoe hari ini Jana pergi maoe tjari ikan.


"Mak pasti boeatin boemboenja Jan, djangan loepa, bantoe bapak doeloe di sawah.."pesan mamaknja..


Di sana Jana liat bapaknja jang lagi istirahat di bale - bale sawah, santai sambil kipas-kipasan pake toedoeng.


"Bah, akoe maoe ke kali, liat boemboeng,": ujar Jana.


"Boleh, sekalian ja, Jan, titip kerbaoenja, tolong di mandikan, Abah haroes ke bale desa, beli poepoek..": djawab bapaknja.


15 tahun kemudian.



Yana kini kembali pulang ke Desanya, genap sudah 22 tahun ia tinggalkan kampung halamannya dimana ia dulu sering mencari udang di kali kecil dekat rumahnya.


Hari ini Yana pulang bersama istrinya yang berkebangsaan Belanda - Jawa dan anaknya yang masih satu tahun, dengan membawa mobil mewah.


Lama merantau di negeri orang, di Belanda, Jana menyelesaikan studinya dan langsung diterima bekerja di perusahaan philip..


Yana bukan keturunan maling kundang, dia dan bapaknya terpisah dari maknya sama adeknya, Ai..


Setelah 15 tahun, hari ini Yana akan menemui Maknya yang dari surat-surat maknya yang ditulis sama Ai, masih tinggal di desanya, Ai pun sekarang sudah di karunia 5 orang anak, 3 laki 2 perempuan, suaminya Adang Permana Sjahpoetra, sahabat Yana itu.


Dan Adang sekarang sudah menjadi seorang pengusaha kerupuk dan rangginang di kampungnya.


Yana menghentikan mobilnya, lalu keluar, dia memandangi kali ketjil itu, matanya berkaca-kaca, istrinya Elzha Adam Ibrahim, Adam Ibrahim nama belakang dari Yana, sedangkan nama bapaknya Ibrahim, panggilannya bapak Iim, meninggal di amsterdam, dimakamkan disana.


Beliau mendekati suaminya, memeluk lalu membelai rambut kepalanya. Elzha tahu apa yang dirasakan suaminya, kepedihan yang dalam.




Kali ketjil itu, telah menyelamatkan sekaligus memisahkan dirinya dan bapaknya dengan maknya dan ai hampir 15 tahun.


Jana Adam Ibrahim terbawa lamunan, tenggelam dalam kenangan 15 tahun yang silam..


Dan kisahnya..


Kala itoe sendja..



~ Bersambung ~

Monday 14 December 2009

Aha n Family

Aha n Family

Tuesday 1 December 2009

Haruskah Rakyat menjadi Tumbal Menuju Masyarakat Madani?

Haruskah Rakyat menjadi Tumbal Menuju Masyarakat Madani?

Tidak hanya pembagian BLT, pembagian ZAKAT, SEMBAKO MURAH, DUIT RECEH buat lebaran sampai ke DAGING QURBAN, bagaikan pesta para penjajah dalam kesenggangannya yang menyaksikan tontonan menarik anak jajahan / inlander. Sepertihalnya lomba panjat pinang, tarik tambang dsb adalah muara oleh - oleh dari hiburan kaum penjajah. seolah - olah diantara kedua kaum beda kasta sama - sama senang.. sama - sama suka cita.

Keadaan ini terjadi terutama melanda kota - kota besar di Indonesia. khususnya pulau JAWA. Dan pemandangan seperti itu tidak akan kita temukan di perkampungan atau pedesaan [kecuali para penghasut datang ketempat itu..]. Berbeda sekali dengan mereka yang tinggal dipinggiran kota Hilangnya harga diri menjadi bermuka tebal dari para mustahik. sementara para pencari pahala sibuk menyiarkan prestasinya, seolah kedua tangannya harus tahu harus tranfaran. biar semua orang tahu bahwa aku ini orang baik dan berbudi luhur... bagai pesta di atas bara api, yang bahan bakarnya rakyat yang lapar.

Menjadi nadir. Pemandangan yang menyakitkan mata menusuk hati. Moral bangsa hampir hilang, JENDRAL!!! siapa yang ber TANGGUNG JAWAB???

Kita semua sepakat dan berharap agar negara ini jaya, maju bermartabat, yang disegani di mata dunia, yakni menjadi masyarakat yang oleh para pakar ketatanegaraan menyebutnya MASYARAKAT MADANI. Namun tidak adakah jalan lain selain menjadikan rakyat sebagi tumbal untuk menggapai itu semua??

Seandainya ini benar, tentu rakyat sangat ikhlas dan siap menumpahkan segenap darahnya untuk kejayaan negeri ini hatta harus menjilat nasi di jalanan..

Sebaliknya, kalaulah ini akibat satu proses sistemik [ punten, sori, maap pinjem istilahnya bu Sri Mulyani ] dari pengisapan darah secara besar - besara sepertihalnya masa yang sudah - sudah.. tunggulah kehancurannya.

Semoga Niatan kita semua baik untuk negeriku satu. NEGARA REPUBLIK INDONESIA JAYA.