Posts

Doa 1 Muharram Tahun Baru Islam

Image
Doa 1 Muharram Tahun Baru Islam Assalaamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuhu Alhamdulillahi rabbil'aalamiin Hari ini bertepatan dengan masuknya tanggal 1 Muharram, memasuki tahun baru Hijriyyah 1440. Dulu setiap malam akan menyambut tahun baru islam, di setiap kota dan di desa, selalu diadakan pawai obor yang disebut malam satu syuro-an. Sekarang tradisi itu hanya ada di beberapa wilayah saja. Tradisi menyambut malam syuro sudah ada sejak masa kerajaaan mataram. Malam satu syuro, sebagai perlambang ujud kegembiraan dan rasa syukur. Doa - doa pun dipanjatkan. Dalam tradisi, ada doa akhir tahun dan doa awal tahun, yang dulu ini disenandungkan di setiap pawai keliling membawa obor. Doa Akhir Tahun Doa menjelang tahun baru, dibacakan setelah shalat ashar di hari akhir bulan Dzulhijjah. Dan bacaannya sebagai berikut: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُم...

Rossi Start Ketujuh - Kualifikasi San Marino 2018

Image
Rossi Start Ketujuh - Kualifikasi San Marino 2018 Lorenzo tampaknya telah menemukan irama dengan kudanya, ia kini kembali tampil sebagai pembalap terdepan di Misano, dimana sebelumnya ia pun menjadi yang tercepat di Silverstone. Namun sayang pada saat itu cuaca tidak bersahabat, hingga balapan pun dibatalkan oleh Race Direction. Sekarang untuk yang kedua kalinya, Lorenzo menjadi yang tercepat. Hasil kurang memuaskan Sementara itu Rossi yang bermain di kandang sendiri mearaih hasil kurang memuaskan, ia harus memulai start di grid ketujuh. Ketidakpuasan itu disampaikan langsung oleh Valentino Rossi, setelah dipertengahan sesi kualifikasi, sirkuit kembali turun hujan, yang membuat Rossi dengan terpaksa tidak melanjutkan untuk memperbaiki waktunya.On the other hand. Namun seperti biasa, Rossi adalah pembalap yang selalu termotivasi disetiap arena, sejak hari jumat dengan pengalamannya, ia berusaha untuk menjadi yang tercepat. Kali ini ia tidak memikirkan lagi...

Shalat Mayyit - Memelihara Jenasah

Image
Shalat Mayyit - Memelihara Jenasah Assalaamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuhu Alhamdulillahi rabbil'aalamiin Hukum dalam memelihara jenasah adalah fardhu kifayah, bahkan bisa menjadi fardhu 'ain jika tidak ada satu pun yang mau mengurusnya. Dalam Islam, memelihara jenasah itu ada empat perkara; Memandikannya Memandikan jenasah atau mayyit dengan air dengan hitungan ganjil, yakni 3,5 atau 7x siraman, menggunakan bidara atau sabun diakhiri dengan kapur. Membungkusnya Membungkus jenasah atau mayyit menggunakan 3 helai kain putih yang didalamnya tidak menngunakan pakaian atau sorban. Kapas dapat ditambahkan diantara badan dan kain. Menyolatkannya orang yang tidak wajib dimandikan dan dishalatkan adalah orang yang mati syahid memerangi musush atau kaum musyrikin dan bayi keguguran tidak terdenngar suaranya dengan jelas. Menguburkannya Lubang kuburan harus menghadap kiblat, kedalaman kurang lebih dua meter, tidak boleh dibangun...