Kekalahan Tersirat AS - AS katakan tidak akan ada operasi 'besar' terhadap IRAN

Kekalahan Tersirat AS - AS katakan tidak akan ada operasi 'besar' terhadap IRAN

Kekalahan Tersirat AS - AS katakan tidak akan ada operasi 'besar' terhadap IRAN










AS yang selalu arogan, tidak pernah mengaakui kekalahanya sejak melawan Vietkom, Afghanistan dan kini dengan IRAN, sekarang melalui wakil presiden AS jd vance yang meremehkan konflik Amerika Serikat dengan IRAN, dengan mengatakan "operasi tempur besar tidak sedang berlangsung", meskipun terjadi peningkatan baku tembak antara kedua pihak minggu ini.







Vance berdalih dengan mengatakan AS sedang "menyelidiki" insiden pada hari Selasa di mana salah satu rudalnya menghantam pesta pernikahan di Kuhestak, Iran, menewaskan sedikitnya lima warga sipil. Ini hanyalah statement untuk mengambil hati sekutunya dan dunia, seolah AS memiliki nilai kemanusiaan, yang sebenarnya AS belum pernah membuktikan itu, sebaliknya AS selalu melanggar kedaulatan dan nilai - nilai harapan hidup kemanusiaan.


IRAN menuduh AS melakukan kejahatan perang setelah para pejabat mengatakan serangan rudal menewaskan empat orang, termasuk dua anak, dalam sebuah perayaan pernikahan.


Masyarakat Bulan Sabit Merah IRAN (IRCS) mengatakan pecahan peluru dari rudal menghantam upacara pernikahan keluarga di sebuah rumah di IRAN selatan, menyebabkan kematian tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyebut insiden itu sebagai "kejahatan perang".


Seorang juru bicara Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan dalam bualannya, bahwa mereka "tidak pernah menargetkan warga sipil", menambahkan bahwa mereka mengetahui laporan tersebut.


Otoritas IRAN mengatakan 14 orang lainnya tewas di tempat lain. Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan rudal dan drone ke target AS di Yordania, Kuwait, Irak, dan Bahrain.


Sebagian besar drone dan rudal yang diluncurkan IRAN ke negara-negara tetangga dilaporkan berhasil dicegat. Kuwait mengatakan sebuah drone menyebabkan kebakaran di kompleks perumahan tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.


Pihak IRAN juga mengatakan telah menyerang pangkalan-pangkalan di Kuwait dan Uni Emirat Arab “sebagai tanggapan atas kejahatan Amerika terhadap rakyat IRAN”. Kuwait mengutuk serangan berulang IRAN terhadap negara itu, menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatannya dan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitasnya.


Markas Besar Pusat militer Iran, Khatam al-Anbiya, memperingatkan bahwa operasi terhadap pasukan Amerika di kawasan itu akan terus berlanjut sampai AS "menyesali" kejahatannya.


























Comments

Popular Posts