IRAN bersumpah akan memberikan respons 'menghancurkan' terhadap ancaman AS untuk memutus jalur ekonomi vitalnya

IRAN bersumpah akan memberikan respons 'menghancurkan' terhadap ancaman AS untuk memutus jalur ekonomi vitalnya

IRAN bersumpah akan memberikan respons 'menghancurkan' terhadap ancaman AS untuk memutus jalur ekonomi vitalnya










IRAN mengatakan pada hari Jumat bahwa tanggapannya terhadap ancaman baru AS akan "menghancurkan" setelah Washington berjanji untuk menjatuhkan sanksi keuangan terberat dalam sejarah dengan tujuan menggulingkan kepemimpinan IRAN.







Kepala Staf Angkatan Bersenjata IRAN, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, mengatakan reaksi Republik Islam akan luas dan tegas.


"Dengan kesiapan di darat, laut, udara, pertahanan udara, dan dunia maya, angkatan bersenjata IRAN akan menanggapi ancaman baru musuh dengan respons yang menghancurkan, menghukum, dan dahsyat," kata Abdollahi seperti dikutip oleh media IRAN.


Menurut Pars Today, mengutip IRNA, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata IRAN, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pesan kepada Brigadir Jenderal Seyyed Majid Ebn al-Reza, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata, pada kesempatan Hari Industri Pertahanan IRAN pada tanggal 22 Agustus.


Ia berkata: “22 Agustus, Hari Industri Pertahanan, adalah manifestasi dari keagungan kekuatan dan daya pencegahan IRAN dalam menghadapi sanksi yang tidak adil dan persekutuan kekuatan hegemonik yang membunuh anak-anak.”


Ia menambahkan bahwa hari itu memperingati upaya tak kenal lelah para spesialis, ahli, dan personel yang berdedikasi dari Kementerian Pertahanan IRAN, khususnya para martir terhormat yang, dengan mengandalkan iman dan pengetahuan, telah membawa daya pencegahan pertahanan IRAN ke tingkat perkembangan tertinggi.






Ia menekankan bahwa industri pertahanan, sebagai pilar kekuatan nasional yang sangat diperlukan, memainkan peran penting dalam memperkuat keamanan dan martabat Republik Islam IRAN.


Ia mengatakan bahwa apa yang telah dicapai di Kementerian Pertahanan dalam beberapa tahun terakhir melampaui produksi peralatan militer dan mewakili “revolusi industri pertahanan yang bersifat pencegahan”—transformasi strategis yang mencakup desain, manajemen teknologi, ekonomi pertahanan, rantai pasokan berbasis pengetahuan, dan model produksi cerdas yang memastikan keberhasilan di medan perang.


Ia menggambarkan transformasi ini sebagai respons cerdas terhadap kompleksitas peperangan modern dan masa depan.


Ketua Parlemen IRAN, Mohammad Baqer Qalibaf, negosiator utama negara itu dalam pembicaraan mediasi dengan Amerika Serikat, mengatakan Washington tampaknya telah menyimpulkan bahwa mereka tidak dapat menang dalam konfrontasi militer langsung.


"Kita harus membuat rencana untuk mengatasi sanksi yang tidak adil sehingga kita dapat mengatasinya," katanya di negara tetangga Irak, menuduh AS dan Israel menggunakan apa yang disebutnya sebagai perang ekonomi dan "kognitif".


































Comments

Popular Posts