Polisi panggil mantan ketua Yayasan di sekolah Pondok Pinang Jaksel, Terkait Temuan senjata

Polisi panggil mantan ketua Yayasan di sekolah Pondok Pinang Jaksel, Terkait Temuan senjata

Polisi panggil mantan ketua Yayasan di sekolah Pondok Pinang Jaksel, Terkait Temuan senjata










Polda Metro Jaya akan memanggil mantan ketua yayasan berinisial IW terkait temuan ratusan pucuk senjata di dalam satu ruangan di sekolah yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.







"Kita akan mengundang saudara IW dalam hal ini untuk memberikan keterangan, termasuk akan melakukan pendalaman terkait tentang asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, pada hari Jumat, 07/08/2026.


Kombes Pol Budi menyampaikan IW selaku bagian dari pengelola yayasan sebelumnya, kemungkinan mengetahui terkait keberadaan ratusan senjata tersebut.


"Yang bersangkutan, saudara IW, dulu merupakan pengurus dari suatu yayasan, sehingga mungkin melihat, menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang," tutur Budi.


Menurutnya, keberadaan ratusan pucuk senjata itu diketahui setelah pengelola yayasan yang baru hendak mengeluarkan barang-barang dari ruangan yang bersangkutan.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, pada hari Jumat, 07/08/2026. ANTARA/Risky Syukur.



"Dan lihatlah ada dalam bentuk ujud-ujud senjata, diduga senjata api ataupun senjata lainnya. Ini (pengelola baru) melaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan dan dilakukan pendalaman dan penindakan," ujar Budi.


Polda Metro Jaya mengungkapkan satu dari total 996 pucuk senjata yang ditemukan bersama narkoba dan VCD porno di sekolah tersebut merupakan senjata api atau senapan tempur combat shotgun jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA, sedangkan 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.


"Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api, dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA," terang Budi.






Berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata api itu diketahui merupakan milik pria berinisial DS, yang telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.


"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," ungkap Budi.


Terkait 995 pucuk senapan angin, pihak kepolisian belum membeberkan status kepemilikannya.


"Sementara untuk 995 pucuk, diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 milimeter," imbuh Budi.



Polisi temukan satu "combat shotgun" dari ratusan pucuk senjata di sekolah



Polda Metro Jaya mengungkapkan satu dari 996 pucuk senjata yang ditemukan bersama narkoba dan VCD porno di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan senjata api atau senapan tempur combat shotgun jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA, sedangkan 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.


"Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat.





Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata api itu ternyata merupakan kepemilikan pria bernama DS, yang telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.


"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," kata Budi.


Adapun terkait 995 pucuk senapan angin, pihak kepolisian belum membeberkan status kepemilikannya.


"Sementara untuk 995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 milimeter," kata Budi.


Budi mengatakan, ratusan pucuk senjata api itu diamankan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Diketahui, Kepolisian menemukan dokumen dalam penyelidikan temuan sebanyak 996 pucuk senjata, VCD porno serta narkoba di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


"Jadi, selain barang-barang yang ditemukan di lokasi, juga ada dokumen," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat.


Dia mengatakan pihak kepolisian mendapatkan informasi temuan tersebut dari yayasan, kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak yayasan.


Sampai dengan saat ini, penyelidikan masih terus berjalan dan dokumen tersebut masih didalami lebih lanjut.


"Terkait dokumen-dokumen ini tentunya penyelidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman," ujar Joko.





























Comments

Popular posts from this blog

Kapolri Perintahkan Kabareskrim Selidiki Teror Kepala Babi-Bangkai Tikus di Kantor Tempo

Elon Musk sells X

Wudhu Pembuka Shalat